BANGGAI – Korban yang hanyut terseret arus sungai Singkoyo di Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai, kembali ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Korban yang ditemukan ini adalah korban kedua yakni Wayan Sudiase (35) yang merupakan istri dari korban Wayan Suandita.
Anaknya Wayan Agus Pradita telah ditemukan dan sudah meninggal dunia pada 25 Agustus 2020 lalu.
Diketahui, korban yang hanyut tersebut merupakan Satu keluarga yakni Bapak Wayan Suandita (45), Ibu Wayan Sadiase (35) dan anak Wayan Agus Pradita (16).
Kepala Basarnas Palu, Andrias Hendrik Johannes mengatakan, Pagi tadi pukul 07.00 wita tim SAR gabungan kembali melakukan pencarian dengan membagi SRU menjadi 2 yakni SRU 1 menyisir dengan menggunakan perahu karet dan SRU 2 menyisir pinggiran sungai dengan berjalan kaki.
“Pada pukul 17.40 wita tim SAR gabungan menerima informasi dari salah satu warga yang bernama Pak Tono bahwa ia telah menemukan korban yang diketahui bernama Wayan Sudiase (P/35 thn) sekitar 13 km dari lokasi kejadian,” ujarnya seperti mengutip rilis di laman Instagram Basarnas Palu.
Mendengar hal tersebut, tim SAR gabungan langsung bergegas ke lokasi penemuan korban dan langsung mengevakuasi korban kedalam kantong jenazah. Korban selanjutnya dibawah ke rumah duka di desa Mekar Kencana, Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai.
“Dengan ditemukannya korban kedua ini kata Andrias Hendrik, maka tersisa satu korban lagi yang masih dalam pencarian yakni Wayan Suwandita (L/43) yang merupakan suami dari Wayan Sudiase korban yang tadi ditemukan, jelasnya.
Sementara itu, Kepala Sub Seksi Operasi SAR, Andi Sultan, S.E. menuturkan, bahwa pencarian kembali akan dilanjutkan besok pagi dikarenakan hari sudah mulai gelap. “Untuk sementara operasi SAR hari ini ditutup dan akan dilanjutkan besok pagi, tandasnya. [Red]




