JAKARTA – Gunung Slamet dilanda 600 kali gempa embusan berdasarkan rekaman seismograf, sepanjang Minggu 17 November kemarin. Namun, status api di Jawa Tengah itu masih level II atau waspada.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan, secara visual gunung api setinggi 3.432 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-II.

Melalui rekaman seismograf, Gunung Slamet kemarin tercatat mengalami 600 gempa embusan dengan tremor menerus amplitudo 0,5-3 mm (dominan 2 mm).
Masyarakat atau pengunjung diminta tidak beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah puncak Gunung Slamet.
Dikutip dari Wikipedia, Gunung Slamet terletak di antara 5 kabupaten, yaitu Kabupaten Brebes, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Pemalang, Provinsi Jawa Tengah.
Gunung ini merupakan gunung tertinggi di Jawa Tengah serta kedua tertinggi di Pulau Jawa setelah Gunung Semeru. Kawah IV merupakan kawah terakhir yang masih aktif sampai sekarang, dan terakhir aktif hingga pada level siaga medio-2009.
Gunung Slamet cukup populer sebagai sasaran pendakian meskipun medannya dikenal sulit. Di kaki gunung ini terletak kawasan wisata Baturraden yang menjadi andalan Kabupaten Banyumas karena hanya berjarak sekitar 15 km dari Purwokerto.
Sumber: okezone




