Harga emas dunia atau XAU/USD bergerak di sekitar level psikologis US$4.000 per troy ounce menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve (The Fed). Emas berpeluang melanjutkan pemulihan, tetapi risiko penurunan masih membayangi jika bank sentral Amerika Serikat memberikan sinyal kebijakan moneter yang lebih ketat.
Pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pada 27–28 Oktober 2026 menjadi perhatian trader karena keputusan suku bunga dan pernyataan The Fed berpotensi menentukan arah perdagangan emas dalam beberapa sesi berikutnya.
Mengutip data Reuters dalam laporan 26 Oktober 2026, harga emas spot naik 0,3 persen menjadi US$4.007,57 per troy ounce. Sebelumnya, harga emas sempat menyentuh US$3.975 pada Jumat, level terendah sejak 20 Juli 2026.
Pemulihan harga didukung pelemahan harga minyak mentah yang meredakan sebagian kekhawatiran inflasi, serta aksi beli setelah koreksi. Namun, pelaku pasar masih berhati-hati sambil menunggu petunjuk mengenai arah suku bunga AS.
FOMC Jadi Penentu Arah Emas
Pengumuman keputusan FOMC dijadwalkan pada Rabu, 28 Oktober, pukul 14.00 waktu Amerika Serikat bagian Timur, atau Kamis, 29 Oktober 2026, pukul 02.00 WITA. Konferensi pers The Fed dijadwalkan sekitar pukul 02.30 WITA.
Pasar memperhatikan bukan hanya keputusan suku bunga, tetapi juga pandangan bank sentral mengenai inflasi dan kemungkinan perubahan kebijakan pada Desember mendatang.
Jika The Fed mengisyaratkan suku bunga tinggi akan dipertahankan lebih lama, dolar AS dan imbal hasil obligasi berpotensi menguat. Kondisi tersebut dapat menekan emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil bunga.
Sebaliknya, pernyataan yang lebih lunak daripada perkiraan pasar dapat melemahkan dolar AS dan membuka peluang penguatan XAU/USD.
Tiga Skenario Pergerakan XAU/USD
1. Bearish: harga emas melemah
Tekanan jual berpotensi meningkat jika The Fed memberikan sinyal kebijakan moneter yang lebih ketat. Berdasarkan level teknikal acuan, area US$3.978–US$3.970 menjadi zona support yang perlu diperhatikan.
Apabila harga menembus zona tersebut dan tekanan jual berlanjut, US$3.950 dapat menjadi area pengamatan berikutnya. Penembusan perlu dikonfirmasi melalui pergerakan harga, bukan hanya lonjakan sesaat.




