WhatsApp Image 2026-10-26 at 23.12.47

The Boys Menuju Final Tragis Setelah Kematian Frenchie

Muh. Rifai
Foto: Prime
A-AA+A++

Serial The Boys kembali menghadirkan kejutan besar menjelang akhir musim kelima sekaligus musim terakhirnya. Dalam episode ketujuh yang baru tayang, karakter Frenchie yang diperankan Tomer Capone dipastikan tewas setelah mengorbankan dirinya demi menyelamatkan Kimiko Miyashiro.

Adegan emosional itu terjadi ketika Homelander yang diperankan Antony Starr memburu Kimiko. Frenchie memilih menghadang ancaman tersebut dengan membuka pintu jebakan yang memicu paparan radiasi mematikan terhadap dirinya sendiri. Sebelum menghembuskan napas terakhir, Frenchie melontarkan kalimat kepada Homelander, “Aku yakin kau tidak pernah berdansa seumur hidupmu.”




Kematian Frenchie menjadi salah satu momen paling emosional dalam serial tersebut. Karakter yang selama ini dikenal sebagai sosok eksentrik namun penuh empati itu telah menjadi bagian penting dari dinamika kelompok The Boys sejak musim pertama. Hubungannya dengan Kimiko yang diperankan Karen Fukuhara juga menjadi salah satu elemen emosional terkuat dalam cerita.

Kreator serial, Eric Kripke, mengungkapkan keputusan membunuh Frenchie sudah direncanakan sejak awal pengembangan musim terakhir. Menurutnya, pengorbanan besar diperlukan agar cerita memiliki konsekuensi nyata bagi para karakter utama.

“Kami tahu kami harus menyingkirkan salah satu anggota The Boys. Tidak mungkin mereka punya peluang menang tanpa pengorbanan yang sangat berat,” ujar Kripke dalam wawancara terbaru.

Ia menjelaskan bahwa dirinya terinspirasi dari serial dan film fantasi besar seperti The Lord of the Rings dan Game of Thrones yang menurutnya berhasil membangun tensi cerita melalui kehilangan karakter penting.

“Untuk menjaga momentum naratif, para pahlawan harus membayar harga mahal. Begitulah cara kerja dunia nyata,” katanya.

Kripke menambahkan bahwa Frenchie dipilih karena karakter tersebut bersama Kimiko dianggap sebagai “jantung emosional” serial. Meski hidup dalam dunia brutal penuh kekerasan, keduanya tetap menghadirkan sisi lembut yang membuat penonton terhubung secara emosional.

“Frenchie dan Kimiko adalah inti emosional serial ini. Di balik semua kekacauan dan kekerasan, mereka memiliki hubungan yang sangat manis. Kami tahu kematian Frenchie akan memberi dampak emosional terbesar,” lanjut Kripke.

Musim kelima sendiri memang dipenuhi kematian besar yang mengubah arah cerita. Sebelum Frenchie, serial ini telah lebih dulu mengakhiri perjalanan karakter A-Train dan Firecracker. Rangkaian kejadian tersebut semakin memperlihatkan bahwa musim terakhir The Boys tidak memberi ruang aman bagi karakter utama mana pun.