Kematian Frenchie juga memperbesar tekanan terhadap anggota The Boys yang tersisa dalam menghadapi Homelander. Dengan kondisi kelompok yang semakin rapuh, episode terakhir diprediksi akan menjadi pertarungan penentu nasib dunia dalam serial tersebut.
Di sisi lain, Kripke mengaku cukup gugup menghadapi respons penonton terhadap episode pamungkas serial ini. Menurutnya, akhir cerita sebuah serial memiliki pengaruh besar terhadap bagaimana warisan serial tersebut akan dikenang.
“Hal yang paling membuat saya cemas adalah apakah kami bisa menutup serial ini dengan baik. Sangat sulit membuat episode final,” ujarnya.
Ia menilai penonton biasanya akan mengingat keseluruhan serial berdasarkan kualitas episode terakhirnya. Karena itu, tim produksi berusaha keras memastikan akhir cerita mampu memenuhi ekspektasi penggemar.
“Kalau kami gagal, orang-orang mungkin akan berkata serial ini sebenarnya tidak sebaik yang mereka kira. Jadi kami merasa seperti sedang mempertaruhkan warisan serial ini di episode terakhir,” kata Kripke lagi.
Musim kelima menjadi penutup perjalanan panjang The Boys sejak pertama kali tayang di Prime Video pada 2019. Serial yang dikenal lewat kritik sosial tajam, humor gelap, dan aksi brutal itu berkembang menjadi salah satu tayangan superhero paling populer dalam beberapa tahun terakhir.
Episode final musim kelima The Boys dijadwalkan tayang pekan depan dan diperkirakan akan menjadi salah satu penutup serial paling dinantikan tahun ini. (Red)
Sumber: The Hollywood




