oleh

Full Layangan Putus Episode 10: Berakhir Cerai, Pesan Kinan ke Lidya Bikin Haru

JAKARTA – Serial Layangan Putus Episode 10. Keinginan Aris untuk tetap bisa berpoligami semakin mantap. Itu Ia tunjukan saat mendatangi Kinan dengan membujuknya agar mngizinkan pernikahannya bersama Lidya.

Namun lagi-lagi, Kinan tetap berkeras atas keputusannya dengan tidak memberi izin terhadap Aris.

Aris pun kesal dengan pernyataan Kinan tersebut. Sambil mengarah ke Kinan, Ia mengembalikan cincin pernikahan mereka yang sebelumnya cincin itu di kembalikan lebih dahulu oleh Kinan ke Aris.

Setelahnya, Kinan menyuruh Aris pergi dan Kinan pulang ke rumah orang tuanya untuk menenangkan diri.

Di sisi lain, Lidya bertanya ke Aris apakah Kinan memberi izin mereka untuk menikah. Untuk meyakinkan Lidya, Aris mengatakan, bahwa Kinan akan menyetujuinya. Hal itu diyakini Aris karena Kinan sudah kembali memakai cincin pernikahan mereka.

***

Andre bertemu dengan ibunya Kinan dan mengantarkannya pulang. Ketika sampai, ternyata Kinan berada dirumah Ibunya.

Dirumah itu, Kinan dengan Andre berbincang-bincang. Kinan bercerita ke Andre mengenai kelanjutan hubungannya dengan Aris.

Diceritakan Kinan, Ia mengira dari peristiwa kecelakaan yang di alami Aris, akan membuat hubungannya jauh lebih membaik. Ia berharap Aris sudah menyadari atas kesalahannya selama ini. Tapi ternyata, apa yang diyakini Kinan tidak sesuai harapan, malah membuat hubungannya makin memburuk.

Sambil menangis, Kinan mengatakan bahwa Ia telah kehilangan Reno, impian hingga pernikahannya.

Andre menguatkan Kinan agar tidak sedih dengan masalah yang dihadapinya, dan mengambil keputusan yang tepat.

Namun Kinan Masi dilema dengan perasaannya yang masih sangat ingin mempertahankan rumah tangganya.

***

Aris dan Lidya mengantar Raya kembali kerumah Kinan. Kinan tak berada dirumah. Aris menanyakannya. Pembantu menjawab bahwa Kinan lagi kena macet di jalan bersama Andre. Aris balik bertanya. Kenapa bisa bersama Andre? Dijelaskan pembantu, kebetulan Andre ada seminar di Bogor. Jadi baliknya sama Andre.

Kelihatannya Aris Cemburu. Ia menghubungi Kinan dan bertanya keberadaannya. Kinan menyuruh Aris untuk tidak menunggunya. Namun Aris tetap menunggu Kinan.

Setelah selesai menghubungi Kinan, Aris pergi ke kamar Kinan untuk mengambil kunci dan pakaiannya.

Lidya menyusul Aris ke kamar. Sesampainya di kamar, Aris mengajak Lidya keluar.

BACA JUGA  Layangan Putus Episode 10: Aris Makin Cemburu ke Andre, Kinan Rawat Lidya yang Sedang Sakit

Lidya tidak mau keluar sambil mengatakan “Oh ini Kamar kamu dan Kinan”.

Lidya mengajak Aris berhubungan suami istri. Aris awalnya menolak, tapi Lidya terus memaksa akhirnya Aris mau.

***

Akhirnya Kinan dan Andre sampai dirumahnya. Kinan menanyakan Aris ke pembantu. Tak menjawab, (Karena pembantu itu tau Aris dan Lidya berada di kamar Kinan) pembantu hanya memberikan isyarat ke Kinan sambil menunjuk ke lantai atas.

Sesuai petunjuk pembantu, Kinan menuju ke lantai atas. Sesampainya di depan kamar, Kinan mengurungkan niatnya untuk membuka pintu. Karen Ia mendengar ada suara Aris dan Lidya di dalamnya.

Kinan memilih turun ke lantai bawah untuk berbicara dengan Andre. Tak lama kemudian, Aris turun dari lantai atas. Ia melihat Andre dan Kinan lagi bercerita.

Kinan menyapa Aris. Namun wajah Aris kelihatan kesal. Kemungkinan Aris merasa cemburu ke andre.

Kinan megucapkan terima kasih ke Aris telah mengantarkan Raya.

Kinan menanyakan Lidya. Aris mengatakan bahwa Lidya ada di toilet.

Kinan menyoalkan mengapa Lidya harus berada di toilet atas (di kamar Kinan dan Aris), mengapa bukan di toilet bawah atau di toilet kamar Raya.

Aris meyakinkan Kinan, bahwa toilet dibawah rusak dan toilet di kamar Raya terpakai.

***

Kinan pamit ke Aris untuk mengantarkan Andre di depan rumah. Namun Aris menawarkan, agar dia saja yang mengantar andre sambil membanting tasnya di atas meja.

Sesampainya di depan rumah, Aris mengatakan ke Andre “Jangan Mancing di Air Keruh”. Merasa kesal, Andre mengatakan bahwa pikiran Aris harus dijernihkan.

Aris mempersoalkan Andre yang kian dekat pada Kinan di saat mereka mempunyai masalah rumah tangga.

Aris meminta Andre untuk jujur apakah Andre masi mencintai Kinan.

Andre menjelaskan, memang benar Ia mencintai Kinan. Namun, demi kebahagiaan Kinan, Andre harus memendam perasaannya tersebut. Andre lalu pergi.

Kinan naik ke lantai atas untuk menemui Lidya. Dilihat Kinan, Lidya sedang memegang foto keluarganya. Kinan meminta Lidya untuk tidak menyentuh barang- barang yang bukan miliknya.

Sempat adu mulut, tiba-tiba Aris datang memutus pembicaraan mereka berdua. Kinan pun pamit dan Aris mencium pipi Kinan. Lidya cemburu.

BACA JUGA  Layangan Putus Episode 9: Lidya tak Mau Jadi Istri Kedua, Raya Tulis Surat untuk Aris

***

Lidya sakit dan muntah-muntah di apartemen. Aris menguhubungi Kinan untuk menjemput Raya.

Kinan datang menjenguk Lidya yang lagi sakit. Kinan meminta Aris untuk membeli obat. Namun, Aris ragu Kinan akan merawat Lidya. Tapi Kinan menyakinkan. Akhirnya Aris pergi.

Kinan memeriksa keadaan Lidya dengan melakukan tes suhu badan dan memberinya obat. Kemudian Kinan memberi apel dan menyuruh Lidya istirahat.

Aris, Kinan dan Raya berada diruang tamu apartemen sambil bercanda. Lidya pun datang. Kinan pamit bersama Raya. Aris dan Lidya mengucapkan terima kasih kepada Kinan, Kinan mejawab iya.

***

Lidya datang ke rumah Kinan untuk meminta restu. Lidya mengatakan, kedatangannya ingin meminta restu secara baik-baik tanpa harus menyakiti Kinan.

Setelah mendegar penjelasan dari Lidya, Kinan pun merespon.

Kinan mengatakan, seharusnya sebagai sesama wanita Lidya paham akan perasaannya.

Seharusnya Lidya mengerti bahwa dia tidak bisa menikah dengan Aris tanpa persetujuan dari Kinan, terkecuali, Lidya masa bodoh tanpa mempedulikan perasannya.

“Kita sesama perempuan….kita sesama perempuan tidak bodoh….dan kita sesama perempuan berpendidikan…Seharusnya kamu tau, mengerti dan paham, bahwa kamu tidak bisa menikah dengan Aris tanpa persetujuan dari saya….Terkecuali kamu masa bodoh tidak bisa mengerti dengan perasaan saya….Kalau memang mau menjaga perasaan saya, kenapa kamu selingkuh dengan suami saya? Yang kamu jaga itu bukan perasaan saya melainkan kepentingan kamu sendiri”.

“Kita ini manusia yang lahir dari rahim seorang perempuan dan mungkin suatu saat kamu akan melahirkan seorang anak dari rahim kamu sendiri….Kamu akan rawat dia dengan cinta, menjaga dia dengan kasih sayang, membesarkan dengan doa dan berharap dia akan bertemu dengan seorang laki-laki yang akan merawat, menyayangi dia serta mengayomi dia seutuhnya….Itu harapan Ibu saya ke saya dan Raya. Tapi ternyata, saya malah bertemu, menikah dan mempunyai anak dari seorang laki-laki yang salah…kebayang ga bagaimana perasaan orang tua saya?”.

Demikian kutipan nasehat Kinan ke Lidya.

Selanjutnya, Lidya mengatakan ke Kinan bahwa Aris adalah laki-laki yang tepat buat dia.

Kinan pun akhirnya resmi memberi restu kepada Lidya dan Aris untuk menikah.

Harapan Kinan, semoga orang tua Lidya tidak merasa apa yang orang tuanya rasakan dan berharap Lidya juga tidak akan merasakan apa yang Ia rasakan.

Malam harinya, Kinan menelpon Aris dan mengatakan, bahwa Ia tidak percaya hubungan mereka berdua berada titik seperti sekarang ini.

Kinan tidak sanggup lagi menanggung beban yang Ia pikul. Pada akhirnya Kinan pun Ikhlas melepas Aris.

Aris memberi kabar itu ke Lidya meski sebenarnya Lidya telah mengetahuinya lebih dulu. Lidya pun merasa bahagia.

Keesokan hari, Aris pergi ke Kinan untuk minta tanda tangan atas persetujuan itu. Mereka bertemu di restoran.

Dalam hal ini, Aris beranggapan bahwa keinginannya berpoligami terwujud setelah mendapat restu dari Kinan.

Namun, ternyata sebelum meminta tanda tangan persetujuan itu Kinan sudah mengirim surat gugatan cerai ke Aris.

Mengetahuinya, Aris sangat marah. Katanya Kinan tidak mempunyai bukti. Kinan pun menjelaskan dan memperlihatkan bukti ke Aris, Kinan memberitahu kepada Aris foto-foto dan video mereka. Aris merasa kesal sekali.

Kinan langsung Pamit dan mengatakan sampai bertemu lagi di persidangan.

Kinan bertemu dengan Lola dan Dita. Lola adalah pengacara Kinan.
Lola memberitahukan, dengan adanya bukti- bukti perselingkuhan Aris dan Lidya, gugatan cerai Kinan akan menang.

Terbukti, Kinan memenagkan persidangan, Aris dan Kinan akhirnya resmi bercerai. Putusan pengadilan, hak asuh jatuh sepenuhnya kepada Kinan dan semua tuntutan Kinan dikabulkan.

KINAN: Bagaimana bisa aku membencinya ketika dialah yang memberikan pelajaran paling berharga dalam Kehidupanku. Pernikahan ini telah mengajariku bahwa kadang kita butuh kekuatan yang jauh lebih besar untuk melepaskan sesuatu ketimbang menggenggamnya dengan erat. Jadi aku akan meneruskan pelajaran ini ke Raya.

Tidak apa-apa jika sesekali kita kehilangan layangan kita.
Tidak apa-apa jika sesekali impian Kita diterbangkan oleh angin karena satu-satunya yang harus kita genggam erat adalah diri kita sendiri.

Sampai episode berapakah Layangan Putus ini? Kita tunggu informasi selanjutnya dari pihak manajemen, kemungkinan akan da episode berikutnya.

Komentar

Masih Hangat