Dalam proses pengembangannya, GoTo menghimpun data pelatihan melalui kemitraan dengan media, situs web sektor publik, dan kolaborasi khusus. Perusahaan juga bekerja sama dengan Universitas Sumatera Utara untuk pengumpulan data bahasa Batak.
Model AI GoTo Dibuka Gratis untuk Pengembang
Akses terhadap model AI tersebut dibuka secara gratis, terutama untuk kalangan akademisi, startup, pelaku usaha, dan instansi publik.
Ketersediaan akses ini dapat memberikan kesempatan bagi pengembang untuk mengeksplorasi teknologi AI tanpa harus membangun model bahasa besar dari awal. Penggunaannya dapat mencakup pengembangan prototipe aplikasi, peringkasan dokumen, pencarian informasi, dan layanan yang memanfaatkan bahasa Indonesia maupun bahasa daerah, bergantung pada kemampuan teknis model.
Bagi pelaku usaha, model AI yang memahami bahasa lokal berpotensi membantu pengembangan layanan digital yang lebih dekat dengan kebutuhan pelanggan. Sementara itu, akademisi dan mahasiswa dapat memanfaatkannya untuk mengeksplorasi riset pemrosesan bahasa alami.
Meski demikian, implementasi model tetap bergantung pada spesifikasi teknis, kebutuhan perangkat keras, metode penerapan, serta kualitas data yang digunakan. Pengembang juga perlu memperhatikan perlindungan data pribadi apabila model digunakan untuk memproses dokumen atau informasi sensitif.
Istilah open source juga tidak selalu berarti semua komponen teknologi tersedia tanpa batasan. Pengguna perlu memeriksa lisensi, ketersediaan bobot model, dokumentasi teknis, serta ketentuan penggunaan komersial sebelum menerapkannya dalam produk atau layanan.
Pengujian Menjadi Faktor Penentu Kemampuan AI Lokal
Pengembangan AI yang mendukung bahasa daerah membutuhkan lebih dari sekadar model berukuran besar. Kualitas data, pemahaman konteks, akurasi jawaban, dan kemampuan menangani variasi bahasa menjadi faktor yang perlu diuji.
Evaluasi independen dapat membantu mengukur kemampuan model dalam memahami instruksi, menjawab pertanyaan, serta memproses bahasa daerah secara tepat. Pengujian tersebut juga diperlukan untuk mengidentifikasi potensi kesalahan informasi dan keterbatasan model dalam situasi tertentu.
Hingga informasi mengenai hasil evaluasi, spesifikasi teknis, lisensi, dan mekanisme akses tersedia melalui dokumentasi resmi GoTo, kemampuan model dalam berbagai skenario penggunaan masih perlu dinilai berdasarkan bukti teknis yang dapat diperiksa. (Red)






