Skrol untuk membaca pos

XAU/USD Jelang CPI AS: Emas di US$4.160, Level Ini Jadi Penentu!

Muh. Rifai
Ilustrasi: Ai
A-AA+A++

2. Inflasi sesuai ekspektasi

Jika CPI utama mencapai 0,6 persen secara bulanan dan Core CPI berada di 0,2 persen, pasar belum tentu langsung memilih satu arah. Reaksi harga akan bergantung pada seberapa jauh hasil tersebut sudah diperhitungkan oleh pelaku pasar serta respons dolar AS dan imbal hasil obligasi.

Dalam kondisi ini, US$4.143–US$4.125 dapat dipantau sebagai area penyangga, sementara US$4.179–US$4.200 menjadi area pemulihan awal. Resistance US$4.228,53 perlu ditembus untuk memperkuat indikasi kenaikan.

3. Inflasi lebih rendah dari perkiraan

Jika inflasi inti lebih rendah dari ekspektasi, tekanan terhadap dolar AS berpotensi mereda dan memberikan ruang bagi emas untuk menguat. Namun, kenaikan belum dapat dianggap terkonfirmasi hanya berdasarkan angka CPI.

Trader dapat memantau kemampuan harga bertahan di atas US$4.179–US$4.200, kemudian menguji resistance US$4.228,53. Penembusan yang disertai momentum kuat akan memperbesar peluang pemulihan lanjutan.

Strategi Trading Menjelang Rilis Berita

Menunggu reaksi harga setelah CPI dirilis dapat menjadi pendekatan yang lebih terukur dibandingkan membuka posisi hanya berdasarkan perkiraan inflasi.

Trader dapat mempertimbangkan konfirmasi SELL apabila harga menembus support disertai penguatan dolar AS. Sebaliknya, peluang BUY perlu didukung pelemahan dolar dan keberhasilan harga menembus resistance.

Jika komponen CPI memberikan sinyal berbeda, pergerakan awal XAU/USD bisa berbalik dengan cepat. Spread dan slippage juga dapat meningkat saat berita berdampak tinggi dirilis.

Untuk akun trading, ukuran lot dan batas risiko sebaiknya ditentukan berdasarkan jarak stop loss serta kemampuan menanggung kerugian, bukan sekadar besarnya peluang pergerakan harga. (Red)