Skrol untuk membaca pos

Menang atas Atalanta, Juventus Tetap Dekat dengan Papan Atas Serie A

Muh. Rifai
Juventus vs Atalanta. Foto: Creative Ai
A-AA+A++

Namun, momen paling menegangkan datang empat menit berselang.

Atalanta memperoleh sepak pojok yang kemudian disambut sundulan Thomas Kristensen. Bola mengarah ke gawang dan terlihat akan menjadi gol penyama kedudukan.

Kolo Muani tiba-tiba muncul di garis gawang.

Penyerang Juventus itu melakukan penyelamatan penting dengan menghalau bola sebelum melewati garis gawang. Peluang emas Atalanta pun terbuang.

Di sinilah pertandingan mulai berubah.

Alih-alih menyamakan kedudukan, Atalanta justru kembali kebobolan.

Bremer Mengunci Kemenangan Juventus

Memasuki menit-menit akhir, Juventus semakin efektif memanfaatkan bola mati.

Pada menit ke-77, Edon Zhegrova mengambil sepak pojok dan mengirim bola ke area dekat tiang. Gleison Bremer bergerak tepat waktu dan memenangkan duel udara.

Sundulan Bremer meluncur ke gawang Carnesecchi.

2-0 untuk Juventus.

Gol tersebut membuat pertandingan praktis berada dalam kendali Juventus.

Atalanta masih mencoba mencari jalan untuk memperkecil ketertinggalan, tetapi Juventus sudah cukup nyaman menjaga ritme permainan. Pada menit-menit akhir, Carnesecchi bahkan masih harus bekerja keras untuk menggagalkan peluang Kolo Muani.

Peluit panjang akhirnya memastikan Juventus menang 2-0.

Juventus 2-0 Atalanta

Gol:

  • Francisco Conceicao 28′
  • Gleison Bremer 77′

Secara statistik, Juventus memang tidak mendominasi secara mutlak. Bianconeri mencatat 52,1 persen penguasaan bola, melepaskan 14 tembakan dengan lima mengarah ke gawang. Atalanta mencatat 11 tembakan dan hanya dua yang tepat sasaran.

Angka tersebut cukup menggambarkan jalannya pertandingan. Juventus tidak harus menguasai bola sepanjang waktu untuk mengendalikan hasil. Mereka lebih efektif dalam memanfaatkan peluang dan mampu bertahan ketika Atalanta mulai memberikan tekanan.

Conceicao dan Bremer Jadi Pembeda

Conceicao menjadi pemain yang membuka pintu kemenangan Juventus.

Gol pada menit ke-28 membuat Juventus tidak perlu mengejar pertandingan. Setelah unggul, mereka bisa bermain dengan tempo yang lebih terkontrol dan menunggu momen untuk kembali menyerang.

Sementara itu, Bremer memberikan sentuhan terakhir yang dibutuhkan Juventus.

Bek asal Brasil tersebut bukan hanya menjaga pertahanan, tetapi juga muncul di waktu yang tepat melalui situasi bola mati. Sundulannya pada menit ke-77 memastikan Atalanta tidak punya banyak waktu untuk kembali ke pertandingan.