Skrol untuk membaca pos

Final Argentina vs Spanyol: Saat Messi “Pulang” Sebagai Lawan

Muh. Rifai
Lionel Messi. Foto: Instagram @leomessi
A-AA+A++

Inggris sempat unggul lebih dulu lewat gol Anthony Gordon pada menit ke-55. Setelah itu, pasukan Thomas Tuchel memilih bermain lebih bertahan dan membuat Argentina kesulitan menciptakan peluang.

Namun, pengalaman sang juara bertahan kembali berbicara. Pada menit ke-85, Messi memberikan umpan kepada Enzo Fernandez yang sukses menyamakan kedudukan lewat tendangan keras dari luar kotak penalti.

Ketika laga tampak akan berlanjut ke babak tambahan, Messi kembali menjadi pembeda. Umpan silangnya pada masa injury time disambut sundulan Lautaro Martinez untuk membawa Argentina berbalik unggul 2-1 sekaligus mengamankan tiket ke final.

Kemenangan itu sekali lagi memperlihatkan karakter Argentina yang tidak pernah menyerah hingga peluit panjang berbunyi.

Final yang Sulit Diprediksi

Di atas kertas, tidak ada tim yang benar-benar lebih diunggulkan. Argentina memiliki pengalaman bermain di laga besar dan mental juara yang sudah teruji. Sementara Spanyol tampil lebih stabil dengan permainan kolektif yang membuat banyak lawan kesulitan.

Jika Argentina mengandalkan pengalaman Messi dan efektivitas serangan, Spanyol akan mencoba mengontrol pertandingan melalui penguasaan bola serta kecepatan para pemain mudanya.

Apa pun hasilnya nanti, final ini dipastikan akan menjadi salah satu pertandingan paling bersejarah di Piala Dunia 2026. Bagi Lionel Messi, laga ini bukan hanya soal mengejar trofi dunia kedua secara beruntun, tetapi juga tentang menghadapi “rumah” yang telah membentuk perjalanan kariernya selama lebih dari dua dekade. Di sisi lain, Spanyol tentu ingin menghentikan langkah sang legenda dan mengembalikan mahkota juara dunia ke Eropa. (Red)