Fattah menegaskan bahwa dirinya pernah mencintai Zara dan perasaan itu nyata. Begitu juga dengan Aqeela yang pernah mencintai Mohan dan kini menjalani hubungan bersama Harry. Karena itu, menurutnya tidak ada alasan untuk menghapus atau menolak perasaan yang pernah ada hanya karena hubungan tersebut telah berakhir.
Nasihat tersebut membuat pembicaraan mereka berlanjut pada pentingnya melepaskan rasa benci. Fattah menceritakan bagaimana dirinya pernah menyimpan kemarahan terhadap sang ayah. Namun seiring waktu, ia menyadari bahwa kebencian tidak mengubah hasil apa pun selain membuat dirinya lelah dan stres. Karena itu, ia mengajak Aqeela untuk berhenti mencari kesalahan orang lain dan mulai menerima kenyataan dengan lebih positif demi kesehatan mental mereka sendiri.
Setelah mendapatkan banyak pelajaran dari percakapannya dengan Fattah, Aqeela akhirnya menemui Harry. Dengan penuh kejujuran, ia menyerahkan sebuah hadiah sebagai bentuk permintaan maaf atas sikapnya selama ini. Aqeela mengakui bahwa dirinya terbawa suasana ketika berbicara dengan Fattah hingga kembali terjebak dalam kenangan masa lalu.
Aqeela juga menjelaskan bahwa dirinya sedang berusaha memperbaiki diri. Ia ingin lebih fokus pada kesehatan mental, kembali menjalani konsultasi dengan dokter, serta mempersiapkan diri menghadapi ujian. Ia menyadari bahwa selama ini dirinya masih sering kebingungan dalam memahami perasaannya sendiri.
Harry yang mendengarkan penjelasan tersebut memilih untuk tidak menghakimi. Sebaliknya, ia memberikan nasihat yang menyentuh tentang keluarga dan orang tua. Harry mengingatkan bahwa meskipun orang tua Aqeela tidak sempurna dan pernah membuatnya kecewa, masih banyak orang di luar sana yang bahkan tidak memiliki kesempatan untuk mengenal atau bertemu orang tua mereka.
Harry juga menyinggung beberapa orang di sekitarnya yang tumbuh tanpa kehadiran keluarga lengkap. Dari situ, ia berharap Aqeela bisa mencoba membuka hati dan memberi kesempatan kepada kedua orang tuanya untuk menjelaskan alasan di balik keputusan-keputusan yang pernah mereka ambil.
Ucapan Harry membuat Aqeela tersentuh. Ia pun berjanji akan mencoba memberi ruang bagi kedua orang tuanya dan tidak lagi menutup diri sepenuhnya terhadap mereka.





