Skrol untuk membaca pos

BMKG Cabut Peringatan Tsunami Usai Gempa Filipina

Muh. Rifai
Foto: Arsip BMKG
A-AA+A++

“Status sudah dicabut, tapi kami tetap memantau 24 jam,” kata Faisal.

Pascakejadian ini, BMKG menegaskan fokus berikutnya adalah pemetaan dampak dan evaluasi lapangan untuk memperkuat sistem mitigasi bencana di wilayah rawan gempa Indonesia timur. Tujuannya sederhana: mengurangi risiko korban jika kejadian serupa terulang. (Red)

Berita Lainnya

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Menipis, Sejumlah Bandara Kembali Dibuka
Abu Vulkanik Anak Krakatau Kepung Jalur Udara Jawa-Sumatra, Ketinggian Capai 50.000 Kaki
Abu Anak Krakatau Capai 50.000 Kaki, Empat Bandara Ditutup
Anak Krakatau Erupsi, Isu Tsunami Tak Perlu Picu Kepanikan
Suara Dentuman Bandung Belum Terpecahkan, Ini Temuan BMKG
BMKG Pastikan Gerhana Bulan 28 Agustus Tak Teramati