Panitia juga menawarkan harga tiket yang relatif terjangkau agar lebih banyak masyarakat dapat menikmati pertandingan secara langsung. Hingga akhir Mei 2026, penjualan tiket telah mencapai lebih dari 76 persen dari total alokasi penjualan daring melalui Tiket.com. Penjualan langsung di Istora GBK tetap tersedia dalam jumlah terbatas selama turnamen berlangsung.
Penyelenggaraan tahun ini semakin diperkuat dengan dukungan Polytron sebagai sponsor utama. Perusahaan teknologi nasional tersebut menghadirkan sejumlah inovasi untuk mendukung jalannya turnamen, termasuk melalui penggunaan kendaraan listrik Polytron G3+ sebagai official electric vehicle car partner untuk mobilisasi atlet selama kompetisi berlangsung.
General Manager Corporate Communications Polytron, Diantika, mengatakan dukungan terhadap Indonesia Open merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung kemajuan olahraga nasional, khususnya bulu tangkis yang telah menjadi kebanggaan Indonesia di tingkat dunia.
“Kendaraan yang melayani mobilitas atlet kelas dunia tentu harus memiliki standar juara. Melalui kehadiran G3+ Series di ajang ini, kami ingin membuktikan kepada masyarakat bahwa transisi ke kendaraan listrik bersama Polytron adalah pilihan yang make sense,” ungkap Diantika.
Dukungan juga datang dari HSBC Indonesia. Head of Customer Propositions & Partnership, Marketing & Customer Experience HSBC Indonesia, Fransisca Kallista Arnan, menyampaikan bahwa bulu tangkis bukan hanya olahraga kompetitif, tetapi juga sarana pembentukan karakter, disiplin, dan kualitas hidup generasi muda.
“Melalui Indonesia Open 2026, HSBC ingin memperkuat peran kami dalam mendukung ekosistem badminton di Indonesia. Tidak hanya melalui turnamen, tetapi juga melalui berbagai engagement yang menghadirkan koneksi lebih dekat dengan komunitas, nasabah, dan generasi badminton Indonesia ke depan,” ujarnya. (Red)




