Timnas Indonesia akhirnya punya cerita baru tentang sebuah final melawan Thailand.
Bukan cerita lama tentang kekalahan. Bukan pula hanya kisah trofi yang kembali lepas di depan mata.
Kali ini, Garuda yang tertinggal justru bangkit. Bahkan ketika Thailand sudah dua kali membuat SUGBK terdiam, Indonesia selalu menemukan jalan untuk kembali. Puncaknya datang lewat adu penalti yang membuat seluruh stadion meledak dalam satu malam yang sulit dilupakan.
Indonesia menaklukkan Thailand 4-2 lewat adu penalti setelah kedua tim bermain 2-2 selama 120 menit di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026). Hasil tersebut mengantarkan Indonesia menjadi juara perdana FIFA ASEAN Cup 2026 sekaligus mengakhiri penantian 35 tahun untuk trofi senior.
Dan menariknya, lawan yang harus dikalahkan untuk membuka lembaran baru itu adalah Thailand.
Babak Pertama: Indonesia Menekan, Thailand Bertahan
Indonesia langsung bermain agresif sejak menit awal.
Dukungan penuh suporter SUGBK membuat Garuda mencoba mengambil kendali permainan. Luke Vickery dan Mitchell Baker beberapa kali membuka ancaman, tetapi Saranon Anuin berdiri kokoh di bawah mistar Thailand.
Baker bahkan memperoleh peluang bagus pada menit ketujuh. Sepakannya berhasil ditepis Anuin. Indonesia kembali mengancam lewat bola mati dan kombinasi dari sisi kanan, tetapi penyelesaian akhir belum cukup tajam.
Thailand tidak hanya bertahan. Ketika mendapatkan ruang, Chanathip Songkrasin dan kawan-kawan mencoba menyerang lewat transisi cepat.
Di sinilah masalah Indonesia mulai terlihat.
Garuda mampu menguasai permainan, tetapi Thailand cukup disiplin mempersempit ruang di sekitar kotak penalti. Setiap kali Indonesia mendekati area berbahaya, ada pemain Thailand yang datang menutup.
Skor 0-0 bertahan hingga selesai babak pertama.
Kartu Merah Thailand Mengubah Pertandingan
Babak kedua berjalan lebih terbuka.
Indonesia masih berusaha menguasai bola, sementara Thailand semakin berani keluar dan mencari celah lewat serangan balik. Mitchell Baker sempat memiliki kesempatan emas pada menit ke-69, tetapi tembakannya melebar tipis.
Lalu pertandingan memasuki fase yang benar-benar berbeda.
Pada menit ke-81, Nicholas Mickelson mendapat kartu kuning kedua setelah melanggar Ole Romeny di dekat kotak penalti. Thailand harus bermain dengan 10 orang.









