Skrol untuk membaca pos

Format Baru Piala Dunia 2026 Bisa Hancurkan Tim-Tim Besar

Muh. Rifai
Piala Dunia 2026. Foto: Fifa
A-AA+A++

Brasil juga kembali masuk daftar unggulan utama. Meski terakhir kali menjadi juara dunia pada 2002, kualitas pemain yang dimiliki Brasil tetap membuat mereka disegani.

Skuad Brasil dinilai memiliki keseimbangan di hampir semua lini. Grup C juga dianggap cukup menguntungkan bagi mereka. Maroko memang bisa menjadi lawan yang merepotkan, tetapi Brasil tetap diprediksi mampu finis sebagai juara grup.

Tantangan terbesar Brasil justru biasanya muncul saat memasuki fase gugur. Dalam beberapa edisi terakhir, mereka sering tampil meyakinkan di awal turnamen namun gagal melewati lawan-lawan elite di babak penting.

Sementara itu, Inggris datang dengan generasi emas yang mulai matang. Mereka memiliki banyak pemain muda berkualitas yang kini sudah lebih berpengalaman menghadapi tekanan turnamen besar.

Kekuatan Inggris terlihat cukup merata dari lini belakang hingga depan. Namun, Grup L diperkirakan tidak akan mudah karena terdapat Kroasia dan Ghana yang bisa memberi kejutan.

Masalah utama Inggris selama ini bukan kualitas pemain, melainkan tekanan mental saat menghadapi pertandingan besar. Jika mampu mengatasi faktor tersebut, peluang mereka melangkah jauh sangat terbuka.

Spanyol juga mulai kembali menunjukkan identitas permainan yang kuat. Tim Matador kini menggabungkan gaya penguasaan bola dengan pemain-pemain muda yang memiliki kecepatan tinggi.

Uruguay diprediksi menjadi rival utama Spanyol di Grup H, tetapi secara keseluruhan grup tersebut masih cukup aman bagi mereka. Ketajaman lini depan akan menjadi faktor penting bagi Spanyol karena dalam beberapa turnamen terakhir mereka sering kesulitan memaksimalkan peluang.

Jika mampu tampil lebih efektif di depan gawang, Spanyol berpotensi menjadi tim yang melaju diam-diam hingga final.

Di luar para unggulan utama, ada beberapa negara yang bisa menjadi kuda hitam. Portugal termasuk salah satunya. Mereka memiliki skuad yang dalam dan penuh pemain teknis berkualitas. Meski tidak terlalu banyak mendapat sorotan, kondisi itu justru bisa menguntungkan Portugal karena tekanan publik tidak sebesar tim-tim favorit lainnya.

Laga melawan Kolombia diprediksi menentukan posisi juara Grup K. Jika mampu finis di posisi pertama, peluang Portugal mencapai semifinal cukup terbuka.