Cedera yang dialami Rehan memang sempat menjadi pukulan besar. Dalam beberapa bulan terakhir, ia harus menjalani pemulihan intensif sambil menjaga kondisi mental agar tetap stabil. Rehan mengungkapkan dukungan keluarga dan orang-orang terdekat menjadi alasan utama dirinya mampu bangkit.
“Saya terus mendapat dukungan dari orang-orang terdekat. Dari keluarga, pelatih, fisio dan rekan-rekan. Mereka selalu mengingatkan tujuan saya recovery untuk apa,” kata Rehan.
“Mereka juga selalu menguatkan mental saya yang membuat saya lebih ekstra, lebih semangat lagi untuk bangkit,” lanjutnya.
Kini, Rehan/Gloria mencoba membuka lembaran baru di Singapore Open 2026. Meski belum memasang target muluk, keduanya ingin menjadikan turnamen ini sebagai momentum untuk kembali menemukan ritme permainan terbaik.
Selain Rehan/Gloria, tim bulutangkis Indonesia lainnya juga sudah berada di Singapura dan menjalani sesi latihan perdana di Singapore Indoor Stadium. Adaptasi dinilai tidak terlalu sulit karena mayoritas pemain sudah cukup familiar dengan kondisi arena pertandingan.
“Saya, kak Gloria dan kita semua tim Indonesia kan sudah sering main di sini jadi tidak ada yang terlalu berbeda kondisinya. Adaptasi juga tidak terlalu sulit, tadi coba lebih enak in feeling-feelingnya,” terang Rehan.
Singapore Open 2026 sendiri berlangsung pada 26-31 Mei dan masuk dalam kalender BWF Super 750. Turnamen ini menawarkan total hadiah sebesar 1 juta dolar Amerika Serikat dan menjadi salah satu ajang bergengsi di kawasan Asia.
Indonesia menurunkan sejumlah pemain terbaiknya di turnamen tersebut. Di sektor tunggal putra ada Jonatan Christie dan Alwi Farhan. Sementara tunggal putri diwakili Putri Kusuma Wardani.
Untuk ganda putra, Indonesia menurunkan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri serta Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani.
Di sektor ganda putri ada pasangan Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti. Sedangkan ganda campuran selain Rehan/Gloria juga diperkuat Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti.
Kehadiran kembali Rehan/Gloria menjadi salah satu cerita yang paling dinantikan di Singapore Open tahun ini. Setelah melewati cedera dan masa pemulihan panjang, pasangan ini kini datang dengan semangat baru dan tekad untuk kembali bersaing. (PBSI/Red)







