Format 48 tim kembali dipakai FIFA setelah pertama kali diterapkan pada edisi sebelumnya. Penambahan jumlah peserta membuat lebih banyak negara mendapat kesempatan tampil di panggung dunia.
Hal itu terlihat dari hadirnya sejumlah negara yang mulai berkembang di sepak bola usia muda seperti Fiji, Kaledonia Baru, Vietnam hingga Kuba. Kehadiran mereka memberi warna baru dalam kompetisi yang selama ini didominasi negara-negara tradisional.
FIFA sebelumnya menilai format baru ini berhasil menciptakan atmosfer kompetitif sekaligus membuka ruang perkembangan sepak bola di banyak kawasan. Stadion-stadion di Qatar pada edisi sebelumnya juga dipenuhi penonton yang antusias menyaksikan bakat-bakat muda dari seluruh dunia.
Dua slot terakhir peserta Piala Dunia U-17 2026 masih akan diperebutkan wakil Afrika melalui laga play-off. Ethiopia akan menghadapi Mozambik, sedangkan Uganda bertemu Ghana untuk memperebutkan tiket menuju Qatar.
Berikut hasil lengkap undian fase grup Piala Dunia U-17 2026:
Grup A: Qatar, Panama, Mesir, Yunani
Grup B: Korea Selatan, CAF 1, Kaledonia Baru, Ekuador
Grup C: Argentina, Australia, CAF 2, Denmark
Grup D: Prancis, Haiti, Arab Saudi, Uruguay
Grup E: Italia, Jamaika, Pantai Gading, Uzbekistan
Grup F: Senegal, Kroasia, Kuba, Tajikistan
Grup G: Mali, Selandia Baru, Belgia, Vietnam
Grup H: Spanyol, Tiongkok, Fiji, Maroko
Grup I: Brasil, Republik Irlandia, Tanzania, Kosta Rika
Grup J: Amerika Serikat, Montenegro, Cile, Aljazair
Grup K: Meksiko, Rumania, Kamerun, Venezuela
Grup L: Jepang, Kolombia, Serbia, Honduras
Turnamen ini bukan sekadar perebutan gelar juara dunia kelompok usia. Piala Dunia U-17 juga menjadi panggung lahirnya calon bintang masa depan sepak bola dunia.
Banyak pemain besar memulai sorotan internasional mereka dari ajang ini. Nama-nama seperti Toni Kroos, Phil Foden, hingga Cesc Fabregas pernah merasakan atmosfer Piala Dunia U-17 sebelum menjadi pemain top dunia.
Kini, Qatar kembali bersiap menjadi tempat lahirnya generasi baru sepak bola dunia. (Rfi)









