Kompetisi papan tengah juga berlangsung sengit. Real Sociedad berada di posisi kedelapan dengan 45 poin, diikuti Athletic Bilbao dan Rayo Vallecano yang sama-sama mengoleksi 44 poin.
Valencia CF dan Sevilla FC harus puas berada di papan tengah dengan 43 poin. Kedua tim mengalami musim yang tidak konsisten meski beberapa kali menunjukkan performa positif.
Di zona bawah, persaingan menghindari degradasi berlangsung dramatis. Elche CF untuk sementara berada di posisi aman dengan 39 poin, unggul selisih gol atas tiga tim di bawahnya.
RCD Mallorca, Levante UD, dan Real Oviedo berada di zona degradasi. Mallorca dan Levante sama-sama mengoleksi 39 poin, namun kalah dalam selisih gol dibanding Elche.
Real Oviedo menjadi tim dengan posisi paling sulit. Mereka baru mengumpulkan 29 poin dari 36 pertandingan dan menjadi tim dengan jumlah gol paling sedikit musim ini, yakni hanya 26 gol. Dengan dua pertandingan tersisa, peluang Oviedo bertahan di La Liga semakin berat.
Persaingan individu juga menarik perhatian. Selain Mbappé yang memimpin daftar top skor dengan 24 gol, striker Mallorca Vedat Muriqi tampil impresif dengan torehan 22 gol. Penyerang CA Osasuna, Ante Budimir, berada di posisi ketiga dengan 17 gol.
Dua pemain muda Barcelona, Ferran Torres dan Lamine Yamal, masing-masing sudah mencetak 16 gol musim ini. Penampilan keduanya menjadi salah satu faktor penting keberhasilan Barcelona mendominasi kompetisi.
Lamine Yamal kembali menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu talenta muda terbaik Eropa. Meski masih berusia muda, pemain sayap Barcelona itu tampil matang dan konsisten sepanjang musim.
Dengan dua pertandingan tersisa, Barcelona hanya membutuhkan beberapa poin tambahan untuk memastikan gelar juara La Liga musim 2025-26. Di sisi lain, perebutan tiket kompetisi Eropa dan upaya menghindari degradasi dipastikan tetap berlangsung sengit hingga pekan terakhir. (Rfi)









