Federasi Sepak Bola Jepang resmi mengumumkan skuad SAMURAI BLUE untuk menghadapi KIRIN CHALLENGE CUP 2026 melawan Islandia pada 31 Mei di Tokyo serta persiapan tampil di Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Pelatih Hajime Moriyasu membawa kombinasi pemain senior dan talenta muda yang merumput di kompetisi Eropa.
Tim nasional Jepang kembali menargetkan hasil maksimal di panggung dunia setelah konsisten tampil kompetitif dalam beberapa edisi terakhir Piala Dunia. Pengumuman skuad pada 15 Mei 2026 memperlihatkan dominasi pemain yang berkarier di klub-klub Eropa, termasuk Liga Inggris, Bundesliga Jerman, Eredivisie Belanda, hingga Serie A Italia.
Pelatih kepala Hajime Moriyasu tetap menjadi sosok utama di balik proyek SAMURAI BLUE. Ia didampingi sejumlah asisten pelatih berpengalaman seperti Hiroshi Nanami, Toshihide Saito, Shunsuke Nakamura, Ryoichi Maeda, hingga Makoto Hasebe yang juga masih aktif dalam jajaran kepelatihan Eintracht Frankfurt.
Pada sektor penjaga gawang, Jepang memanggil tiga nama yakni Tomoki Hayakawa dari Kashima Antlers, Keisuke Osako dari Sanfrecce Hiroshima, dan Zion Suzuki yang bermain bersama Parma Calcio 1913 di Italia. Zion Suzuki diprediksi menjadi pilihan utama berkat pengalaman bermain reguler di kompetisi Eropa.
Di lini pertahanan, Moriyasu tetap mengandalkan pemain senior Yuto Nagatomo dari FC Tokyo. Selain itu, ada nama-nama yang sudah akrab di level internasional seperti Shogo Taniguchi, Kou Itakura, hingga Takehiro Tomiyasu. Kehadiran Hiroki Ito yang bermain untuk Bayern Munich juga menjadi tambahan penting dalam menjaga kekuatan lini belakang Jepang.
Bek muda seperti Junnosuke Suzuki dari FC Copenhagen turut mendapat kesempatan membela tim nasional. Kombinasi pemain senior dan muda diharapkan mampu memberikan stabilitas serta energi baru bagi pertahanan Jepang sepanjang turnamen.
Sektor tengah dan depan menjadi area dengan persaingan paling ketat. Kapten tim Wataru Endo yang memperkuat Liverpool FC kembali menjadi motor permainan Jepang. Pengalaman Endo di Liga Inggris dinilai sangat penting untuk menjaga keseimbangan permainan tim.







