Program pencarian bakat “The Icon Indonesia” yang tayang di SCTV mencatat capaian audience share sebesar 9,0 persen dan disebut menjadi ajang pencarian bakat penyanyi solo pop nomor satu di Indonesia. Data tersebut ditampilkan berdasarkan Nielsen TAM untuk kategori All People usia 5 tahun ke atas, all time, national urban, seluruh stasiun televisi, periode 22 Desember 2025 hingga 12 Mei 2026.

Capaian tersebut diumumkan melalui unggahan resmi akun media sosial SCTV. Dalam poster yang dibagikan, “The Icon Indonesia” unggul dibanding program kompetitor yang berada di angka audience share 6,2 persen. Program ini juga menampilkan sejumlah figur publik dan musisi yang terlibat sebagai pengisi acara maupun mentor dalam kompetisi tersebut.

SCTV menyebut antusiasme penonton menjadi salah satu faktor yang membuat program ini terus mendapat perhatian masyarakat. Penampilan para peserta yang dinilai spektakuler serta perjalanan kompetisi yang penuh persaingan membuat acara tersebut konsisten menarik penonton di jam tayang malam.

“Keseruan, penampilan spektakuler, dan perjuangan para peserta masih akan terus berlanjut hanya di SCTV setiap hari Senin pukul 21.15 WIB,” tulis akun resmi SCTV dalam keterangannya.

Program “The Icon Indonesia” menghadirkan format kompetisi penyanyi solo pop dengan berbagai tantangan penampilan di setiap episodenya. Para peserta tidak hanya dituntut memiliki kualitas vokal, tetapi juga kemampuan tampil di atas panggung serta karakter yang kuat di depan penonton.

Sejumlah nama publik figur turut terlibat dalam program tersebut. Kehadiran mereka dinilai menjadi daya tarik tambahan bagi penonton televisi, terutama kalangan muda yang aktif mengikuti perkembangan dunia hiburan nasional. Selain itu, kompetisi ini juga banyak diperbincangkan di media sosial melalui potongan penampilan peserta dan komentar para juri.

Data Nielsen TAM yang dicantumkan dalam unggahan SCTV menjadi salah satu indikator performa program televisi di Indonesia. Audience share sendiri merupakan persentase jumlah penonton televisi yang menyaksikan suatu program dibanding total penonton televisi pada waktu yang sama.

Persaingan program pencarian bakat di televisi Indonesia memang terus berlangsung dalam beberapa tahun terakhir. Setiap stasiun televisi berlomba menghadirkan konsep hiburan yang mampu mempertahankan perhatian penonton. Namun, capaian audience share 9 persen yang diraih “The Icon Indonesia” menunjukkan program tersebut masih memiliki tempat di hati masyarakat.

Selain tayang di televisi nasional, cuplikan penampilan peserta “The Icon Indonesia” juga banyak tersebar di platform digital. Hal itu membuat jangkauan penonton menjadi lebih luas dan membantu meningkatkan popularitas para peserta yang tampil di kompetisi tersebut.

Beberapa penonton di media sosial juga memberikan respons positif terhadap kualitas produksi acara, mulai dari tata panggung, kualitas audio, hingga konsep penampilan yang dinilai modern. Tidak sedikit pula yang mengaku menantikan episode terbaru setiap pekannya untuk melihat perkembangan peserta favorit mereka.

Dengan capaian ini, “The Icon Indonesia” diperkirakan masih akan menjadi salah satu program unggulan SCTV dalam kategori hiburan dan pencarian bakat musik. Persaingan para peserta menuju babak selanjutnya pun diprediksi semakin ketat seiring meningkatnya perhatian publik terhadap program tersebut. (Rfi)