Skrol untuk membaca pos

Profil Agnes Rahajeng, Puteri Indonesia 2026

Muh. Rifai
Agnes Aditya Rahajeng. Foto: Tangkapan Layar via Instagram SCTV
A-AA+A++

Malam puncak Puteri Indonesia 2026 resmi digelar pada 24 April 2026 di Jakarta International Convention Center. Dari 45 finalis yang berkompetisi, Agnes Aditya Rahajeng dari Provinsi Banten keluar sebagai pemenang dan menyandang gelar Puteri Indonesia 2026, menggantikan Firsta Yufi Amarta Putri asal Jawa Timur.

Ajang tahunan yang telah memasuki edisi ke-29 ini kembali menjadi sorotan publik, menghadirkan deretan perempuan muda berprestasi dari seluruh Indonesia. Malam final berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian penilaian, mulai dari penampilan panggung, wawancara, hingga penyampaian gagasan sosial yang menjadi ciri khas kompetisi ini.

Kemenangan Agnes menjadi hasil dari perjalanan panjang yang telah ia tempuh sejak tahap audisi. Ia sebelumnya dinyatakan lolos sebagai wakil Banten melalui seleksi gelombang pertama yang berlangsung di Graha Mustika Ratu. Sejak awal, namanya sudah mencuri perhatian berkat latar belakang, pengalaman, serta visi sosial yang dibawanya.

Melansir Bantentv, perempuan kelahiran Amerika Serikat pada 13 Januari 2000 ini kini berusia 26 tahun. Dengan tinggi badan 172 cm dan berat 56 kg, Agnes memiliki pengalaman sebagai model sekaligus content creator. Namun, kiprahnya tidak berhenti pada dunia kreatif semata. Ia juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial yang berfokus pada isu kemanusiaan.

Agnes merupakan lulusan Ilmu Komunikasi dari Universitas Pelita Harapan. Latar belakang pendidikan tersebut memberinya bekal untuk memanfaatkan platform digital secara efektif. Ia dikenal mampu menyampaikan pesan-pesan sosial dengan pendekatan yang komunikatif dan relevan, khususnya bagi generasi muda.

Dalam kesehariannya, Agnes aktif menggunakan media digital untuk mengangkat berbagai isu, termasuk kesehatan mental dan kesejahteraan masyarakat atau yang sering ia sebut sebagai isu wellness. Menurutnya, kekuatan cerita dapat menjadi alat untuk mendorong perubahan sosial yang lebih luas.

Selain itu, ia juga dikenal aktif dalam advokasi perlindungan perempuan dan anak. Isu ini menjadi salah satu fokus utama yang ia bawa dalam perjalanan di ajang Puteri Indonesia. Ia menilai bahwa keamanan dan akses pendidikan yang layak bagi perempuan dan anak merupakan fondasi penting dalam membangun masyarakat yang sehat.

Berita Lainnya

Daftar Lengkap Top 6 Puteri Indonesia 2026