Skrol untuk membaca pos

Syifa Hadju dan El Rumi Tampil Megah Kenakan Adat Gorontalo

Muh. Rifai
Syifa Hadju dan El Rumi. Foto: Tangkapan Layar Instagram Syifa Hadju
A-AA+A++

Pakaian Paluwala untuk pria dan Bili’u untuk wanita umumnya digunakan dalam upacara pernikahan adat. Keduanya dirancang dengan detail ornamen yang kaya dan beragam, mencerminkan perpaduan budaya yang telah berkembang di Gorontalo selama berabad-abad. Ornamen tersebut tidak hanya berfungsi sebagai hiasan, tetapi juga mengandung makna filosofis terkait kehidupan, kehormatan, dan nilai-nilai sosial.

Budaya Gorontalo sendiri dikenal sebagai hasil perpaduan berbagai pengaruh budaya, termasuk Islam, Melayu, Arab, dan Tionghoa. Nilai-nilai Islam menjadi salah satu unsur dominan yang membentuk filosofi dalam adat dan tradisi, termasuk dalam busana pernikahan. Hal ini terlihat dari simbol-simbol yang mencerminkan kesopanan, kesucian, dan keharmonisan.

Selain itu, pakaian adat Gorontalo juga memiliki ciri khas pada penggunaan warna. Dalam tradisi setempat, dikenal empat warna utama yang disebut “Tilabataila”, yaitu merah, kuning, hijau, dan ungu. Keempat warna ini menjadi pedoman dalam pemilihan busana adat, masing-masing memiliki makna tersendiri. Merah melambangkan keberanian, kuning mencerminkan kemuliaan, hijau melambangkan kesuburan, dan ungu menggambarkan keanggunan.

Penampilan Syifa Hadju dan El Rumi dalam balutan busana adat Gorontalo dinilai sebagai langkah positif dalam memperkenalkan budaya lokal kepada khalayak luas. Di tengah arus modernisasi, upaya seperti ini dianggap penting untuk menjaga eksistensi budaya tradisional agar tetap dikenal dan dihargai oleh generasi muda.

Momen ini juga semakin memperkuat kabar kedekatan hubungan keduanya yang disebut-sebut akan segera melangkah ke jenjang pernikahan. Meski belum memberikan pernyataan resmi terkait tanggal pernikahan, banyak pihak meyakini bahwa unggahan tersebut menjadi salah satu tanda keseriusan hubungan mereka.

Dengan perhatian besar yang diberikan publik, Syifa Hadju dan El Rumi tidak hanya menjadi sorotan sebagai pasangan selebritas, tetapi juga sebagai representasi generasi muda yang turut melestarikan budaya bangsa. Penampilan mereka dalam busana adat Gorontalo menjadi bukti bahwa tradisi dan modernitas dapat berjalan beriringan.

Ke depan, diharapkan semakin banyak figur publik yang mengangkat kekayaan budaya Indonesia dalam berbagai kesempatan. Hal ini tidak hanya memperkuat identitas nasional, tetapi juga membuka peluang bagi budaya lokal untuk dikenal di tingkat internasional. ***