DPRD Sulteng Apresiasi Program Berani Mudik Gratis 2026
DPRD Provinsi Sulawesi Tengah menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan Program Berani Mudik Gratis Libur Hari Raya Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Program tersebut dinilai memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin pulang kampung saat momentum Hari Raya.
Apresiasi tersebut disampaikan saat kegiatan pelepasan Program Berani Mudik Gratis yang digelar di halaman depan Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Jalan Dr. Sam Ratulangi, Kota Palu, Senin (16/03/2026).
Dalam kegiatan itu, Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah diwakili oleh Henri Kusuma Muhidin, anggota Komisi II DPRD Sulteng.
Acara pelepasan program mudik gratis tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes. Kegiatan ini juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat pemerintah daerah, serta para peserta yang akan mengikuti perjalanan mudik ke berbagai daerah di Sulawesi Tengah.
Mewakili Ketua DPRD Sulteng, Henri Kusuma Muhidin, mengatakan, program mudik gratis merupakan langkah yang sangat membantu masyarakat, khususnya bagi mereka yang ingin merayakan Hari Raya bersama keluarga di kampung halaman.
“Program ini sangat positif karena memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin mudik dengan aman dan nyaman. DPRD tentu mendukung program-program yang berpihak kepada masyarakat,” ujar Henri Kusuma Muhidin.
Ia menjelaskan, dukungan DPRD terhadap program tersebut merupakan bagian dari komitmen lembaga legislatif dalam mendorong kebijakan pemerintah daerah yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Menurutnya, program mudik gratis tidak hanya membantu masyarakat dari sisi ekonomi, tetapi juga memberikan jaminan perjalanan yang lebih aman karena dilakukan secara terorganisir dengan dukungan pemerintah daerah.
Program Berani Mudik Gratis sendiri merupakan salah satu inisiatif Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin pulang kampung saat libur Hari Raya. Melalui program ini, pemerintah menyediakan transportasi gratis bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik.
Selain membantu mengurangi beban biaya transportasi masyarakat, program ini juga diharapkan dapat meningkatkan keselamatan perjalanan. Dengan tersedianya armada yang telah disiapkan pemerintah, perjalanan para pemudik dapat berlangsung lebih aman dan tertib.
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido dalam kesempatan tersebut menyampaikan, program mudik gratis merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat, terutama menjelang perayaan Hari Raya.
Pemerintah provinsi, kata dia, berupaya menghadirkan solusi bagi masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman namun menghadapi keterbatasan biaya perjalanan. Dengan adanya program ini, masyarakat memiliki kesempatan untuk merayakan Hari Raya bersama keluarga tanpa harus terbebani biaya transportasi yang tinggi.
Selain itu, program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengatur arus perjalanan masyarakat selama masa mudik. Dengan menyediakan transportasi yang terorganisir, pemerintah berharap dapat membantu mengurangi kepadatan kendaraan di jalan.
Pelaksanaan program ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, lembaga legislatif, hingga instansi terkait lainnya. Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh proses pemberangkatan peserta mudik dapat berjalan dengan lancar dan aman.
Sebelum keberangkatan, para peserta mudik mengikuti kegiatan pelepasan yang berlangsung di halaman Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Tengah. Dalam kegiatan tersebut, para peserta terlihat antusias karena dapat memanfaatkan fasilitas mudik gratis yang disediakan pemerintah.
Program ini juga menjadi wujud kolaborasi antara pemerintah daerah dan DPRD dalam menghadirkan kebijakan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat membuat program tersebut terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya.
Melalui Program Berani Mudik Gratis, masyarakat Sulawesi Tengah diharapkan dapat merayakan Hari Raya dengan lebih tenang karena dapat berkumpul bersama keluarga di kampung halaman dengan perjalanan yang lebih mudah dan aman. ***

