Skrol untuk membaca pos

KONI Sulteng dan Jabar Teken MoU Strategis

Muh. Rifai
A-AA+A++

Ketua Umum KONI Jawa Barat, M. Budiana, S.IP., M.Si, menyambut baik langkah kolaborasi itu. Ia menyatakan kesiapan pihaknya untuk berbagi pengalaman dan mendukung pengembangan olahraga di Sulawesi Tengah.

Selain fokus pada penguatan pembinaan dan tata kelola organisasi, pertemuan ini juga membahas langkah strategis Sulawesi Tengah dalam mengikuti proses bidding tuan rumah PON XXIII Tahun 2032. Pemerintah dan pemangku kepentingan olahraga di Sulawesi Tengah disebut tengah mempersiapkan berbagai aspek, mulai dari kesiapan infrastruktur, dukungan anggaran, hingga komitmen lintas sektor.

Dalam kesempatan itu, M. Budiana menyatakan kesediaannya untuk mendukung Sulawesi Tengah dengan menjadi Ketua Tim Pemenangan Bidding PON XXIII Tahun 2032. Dukungan ini dinilai menjadi tambahan energi bagi Sulawesi Tengah dalam memperkuat posisi sebagai calon tuan rumah.

Menurut Fathur Razaq, pengalaman dan jaringan yang dimiliki M. Budiana di tingkat nasional akan membantu memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan olahraga. Ia berharap dukungan tersebut dapat meningkatkan kepercayaan publik dan pemangku kebijakan terhadap kesiapan Sulawesi Tengah.

Upaya menjadi tuan rumah PON bukan hanya soal penyelenggaraan ajang olahraga, tetapi juga berkaitan dengan dampak ekonomi dan pembangunan daerah. Pelaksanaan PON berpotensi mendorong percepatan pembangunan sarana olahraga, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pergerakan sektor pariwisata dan UMKM.

Dengan adanya kerja sama antara KONI Sulawesi Tengah dan KONI Jawa Barat, diharapkan terjadi transfer pengetahuan dan pengalaman yang konkret. Program bersama yang dirancang diharapkan dapat berjalan berkelanjutan, tidak hanya dalam konteks persiapan PON, tetapi juga dalam peningkatan prestasi atlet Sulawesi Tengah di berbagai ajang nasional.

Kunjungan kerja ini menjadi langkah awal membangun kolaborasi yang lebih luas antarprovinsi dalam pengembangan olahraga. Kedua belah pihak sepakat untuk segera menindaklanjuti MoU melalui penyusunan rencana aksi dan program prioritas yang terukur.

Ke depan, sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat fondasi pembinaan olahraga di Sulawesi Tengah sekaligus membuka ruang kolaborasi nasional yang lebih solid demi peningkatan prestasi olahraga Indonesia. ***