Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, melepas sekaligus mengikuti kegiatan jalan sehat bersama Aliansi Pewarta Labua dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar di Taman Kota Fonuasingko, Kabupaten Morowali, Minggu (8/2/2026), dan diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan.
Kegiatan jalan sehat ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HPN 2026 di Kabupaten Morowali. Sejak pagi hari, kawasan Taman Kota Fonuasingko telah dipadati insan pers, aparatur pemerintah daerah, unsur Forkopimda, serta masyarakat umum yang antusias mengikuti kegiatan tersebut. Gubernur Anwar Hafid tampak berbaur dengan peserta jalan sehat, menunjukkan kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat, khususnya dengan komunitas pers.
Anwar Hafid menyatakan rasa bangga dapat hadir dan berkumpul bersama komunitas pers di Morowali. Menurutnya, kehadiran insan pers memiliki peran yang sangat besar dalam mengawal pembangunan daerah serta menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat secara objektif dan berimbang.
“Saya sangat berbangga bisa hadir di tengah semua teman-teman Komunitas Pers, oleh karena itu saya mengucapkan selamat Hari Pers Nasional untuk seluruh rekan-rekan Pers sekalian,” ujarnya.
Ia menegaskan, pers merupakan mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan, kebijakan publik, serta aspirasi masyarakat. Melalui kerja jurnalistik yang profesional, pers dinilai mampu menjadi penghubung antara pemerintah dan masyarakat, terutama dalam menyuarakan persoalan-persoalan yang terjadi di lapangan.
Lebih lanjut, Anwar Hafid berharap, insan pers terus berperan aktif sebagai penyambung lidah masyarakat, khususnya mereka yang berada di wilayah terpencil dan sulit dijangkau. Ia menilai masih banyak masyarakat di daerah pegunungan dan pelosok Sulawesi Tengah yang membutuhkan perhatian lebih, namun kondisi mereka belum sepenuhnya tersampaikan kepada pemerintah.
“Harapan saya pada kesempatan kali ini, rekan-rekan Pers terus bersemangat untuk menjadi penyambung lidah masyarakat yang lemah. Banyak sekali masyarakat kita di atas gunung, di daerah-daerah terpencil, mereka menderita tapi tidak bisa terlihat oleh Pemerintah,” tegasnya.
Menurutnya, melalui pemberitaan yang faktual dan berimbang, pers dapat membantu pemerintah dalam memetakan persoalan sosial, ekonomi, dan infrastruktur yang dihadapi masyarakat. Informasi yang disampaikan oleh insan pers menjadi bahan evaluasi penting dalam perumusan kebijakan dan program pembangunan daerah.







