JMSI Perkuat Konsolidasi Nasional Lewat Rakornas Banten
Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Kafe Jalu, Provinsi Banten, Sabtu (7/2/2026). Kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi nasional untuk membahas berbagai program strategis Pengurus Pusat JMSI yang sedang dan akan dijalankan dalam waktu dekat.
Rakornas dipimpin langsung oleh Ketua Umum JMSI Dr. Teguh Santosa didampingi Sekretaris Jenderal JMSI Dr. Rahiman Doni. Seluruh Pengurus Daerah JMSI se-Indonesia hadir dalam forum tersebut untuk mengikuti pembahasan program, menyampaikan laporan perkembangan organisasi di daerah, serta merumuskan langkah bersama ke depan.
Ketua Umum JMSI Teguh Santosa menyampaikan, forum ini merupakan ruang koordinasi penting agar seluruh pengurus daerah memiliki pemahaman yang sama terkait arah kebijakan dan program Pengurus Pusat. Menurutnya, tantangan industri media siber ke depan semakin kompleks sehingga membutuhkan kerja kolektif dan sinergi yang kuat di semua tingkatan organisasi.
Salah satu agenda utama yang dibahas adalah penguatan kemitraan strategis antara JMSI dengan sejumlah lembaga negara. Pengurus Pusat memaparkan perkembangan kerja sama yang telah dijalin, termasuk dengan Kementerian Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kementerian HAM RI), Kementerian Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI).
Dalam kerja sama dengan Kementerian HAM RI, JMSI akan berperan aktif dalam penyelenggaraan Seminar Hak Asasi Manusia. Kegiatan ini direncanakan berlangsung baik di tingkat pusat maupun di daerah. Melalui seminar tersebut, JMSI ingin mengambil bagian dalam mendorong peningkatan literasi serta kesadaran masyarakat mengenai isu-isu hak asasi manusia, khususnya melalui peran media siber yang informatif dan edukatif.
Teguh Santosa menjelaskan, media memiliki tanggung jawab besar dalam menyampaikan informasi yang berimbang dan berbasis nilai-nilai hak asasi manusia. Oleh karena itu, kerja sama dengan Kementerian HAM RI dinilai relevan dengan misi JMSI sebagai organisasi media siber yang profesional.
“Insya Allah, kita akan menyelenggarakan seminar HAM besok yang akan dihadiri Wakil Menteri HAM, serta deklarasi koperasi yang akan kita beri nama Ekora atau Ekonomi Kerakyatan,” ujar Teguh Santosa.
Selain isu HAM, Rakornas juga membahas rencana kerja sama dengan Kementerian Koperasi dan UMKM. Dalam kerja sama ini, JMSI berencana membentuk koperasi bagi anggota JMSI se-Indonesia. Koperasi tersebut dirancang sebagai wadah untuk memperkuat kemandirian ekonomi anggota, khususnya di tengah dinamika industri media yang terus berubah.
Skema pembentukan koperasi tidak hanya dilakukan di tingkat nasional, tetapi juga memungkinkan pembentukan koperasi di masing-masing daerah. Dengan demikian, anggota JMSI di daerah dapat menyesuaikan pengelolaan koperasi sesuai dengan kebutuhan dan potensi ekonomi lokal.
Pengurus Pusat menilai, keberadaan koperasi menjadi langkah strategis untuk memberikan manfaat nyata bagi anggota JMSI, tidak hanya dalam aspek organisasi dan profesi, tetapi juga dalam aspek kesejahteraan. Program ini diharapkan dapat meningkatkan solidaritas antaranggota sekaligus memperkuat fondasi ekonomi organisasi.
Rakornas juga menyoroti penjajakan kerja sama JMSI dengan KPU RI. Kerja sama ini difokuskan pada publikasi dan penyebarluasan informasi terkait penyelenggaraan Pemilihan Umum 2029 mendatang. Pengurus Pusat menyampaikan bahwa kerja sama serupa sebelumnya sempat berjalan dan memberikan dampak positif, sehingga perlu dilanjutkan kembali melalui koordinasi lanjutan.
Melalui kerja sama dengan KPU RI, JMSI diharapkan dapat berkontribusi dalam menyediakan informasi kepemiluan yang akurat, mudah diakses, dan dapat dipercaya oleh masyarakat. Peran media siber dinilai strategis dalam meningkatkan partisipasi publik serta pemahaman masyarakat terhadap proses demokrasi.
Di akhir Rakornas, sejumlah pengurus daerah diberikan kesempatan untuk menyampaikan laporan perkembangan organisasi di wilayah masing-masing. Laporan tersebut mencakup capaian yang telah diraih, tantangan yang dihadapi, serta kebutuhan dukungan dari Pengurus Pusat.
Beberapa pengurus daerah menyampaikan, dinamika media siber di daerah memiliki karakteristik yang beragam, mulai dari persoalan sumber daya manusia, keberlanjutan usaha media, hingga tantangan adaptasi teknologi. Forum Rakornas menjadi ruang dialog untuk saling berbagi pengalaman dan mencari solusi bersama.
Rakornas ini ditutup dengan penegasan komitmen seluruh peserta untuk memperkuat peran JMSI sebagai organisasi media siber yang profesional, mandiri, dan berdaya saing. Pengurus Pusat berharap hasil Rakornas dapat segera ditindaklanjuti dalam bentuk program nyata yang dirasakan langsung oleh seluruh anggota di pusat maupun daerah.
Dengan terselenggaranya Rakornas ini, JMSI menegaskan posisinya sebagai organisasi yang tidak hanya fokus pada penguatan internal media siber, tetapi juga aktif membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mendukung pembangunan demokrasi, literasi publik, dan kemandirian ekonomi anggota. ***
