Menurut Anwar Hafid, pengembangan industri kreatif di sektor sepak bola tidak hanya akan menopang keberlangsungan klub dan Askab, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi masyarakat di daerah.
“Jika klub sepak bola memiliki industri jersey dan merchandise yang berkembang, maka akan banyak industri kreatif yang tumbuh dan menghidupi Askab serta ekonomi rakyat,” ujarnya.
Anwar Hafid menutup pernyataannya dengan harapan bahwa tiga arah pembenahan tersebut dapat dikelola secara konsisten dan kolaboratif oleh seluruh pihak terkait. Ia optimistis, dengan pengelolaan yang baik, sepak bola Sulawesi Tengah dapat berkembang dan semakin dicintai oleh masyarakat.
“Jika tiga hal ini dikelola dengan baik, Insya Allah sepak bola Sulawesi Tengah akan maju, terdepan, dan semakin dicintai oleh rakyat,” pungkasnya. ***









