Skrol untuk membaca pos

Sulteng Menuju Provinsi Tanpa Blank Spot, Gubernur Anwar Hafid Teken MoU dengan Telkomsat

Muh. Rifai
A-AA+A++

Direktur Utama Telkomsat, Lukman Hakim Abdul Ra’uf, menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Sulteng atas komitmen kuat memperluas akses digital. Ia menjelaskan, Telkomsat kini mampu menjangkau seluruh daratan dan perairan Indonesia melalui jaringan satelit yang bahkan mencakup sebagian wilayah negara tetangga.

Menurut Lukman, masih banyak wilayah di Indonesia, termasuk bagian barat, yang minim sinyal. Karena itu, peran satelit menjadi penting untuk mewujudkan keadilan akses informasi. Telkomsat kini tidak hanya melayani sektor industri, tetapi juga mendukung pemerintah daerah dalam memperluas konektivitas.

Di Sulteng, program kerja sama akan difokuskan pada inisiatif “Sulawesi Tengah 100% Connected” dengan target pemasangan layanan internet di seribu kantor desa, seratus puskesmas, serta seratus sekolah menengah atas dan sekolah kejuruan. Selain itu, Telkomsat akan membantu pengembangan sistem pemerintahan berbasis elektronik, layanan telehealth berbasis artificial intelligence, dan sistem deteksi kebencanaan menggunakan satelit serta sensor internet of things (IoT).

“Tujuan besar kami adalah menghadirkan layanan internet dengan kualitas setara Jakarta ke daerah-daerah terpencil, agar masyarakat di pelosok Sulawesi Tengah juga bisa menikmati akses digital yang cepat dan stabil,” kata Lukman.

Kerja sama ini juga melibatkan Universitas Tadulako dalam pengembangan sensor kebencanaan dan pelatihan sumber daya manusia digital. Langkah ini diharapkan menjadi fondasi bagi terbentuknya pemerintahan cerdas (smart government) dan ekosistem digital yang inklusif di Sulawesi Tengah.

Mengakhiri sambutannya, Gubernur Anwar Hafid menyatakan optimismenya bahwa Sulawesi Tengah akan menjadi provinsi pertama di Indonesia yang sepenuhnya terkoneksi tanpa area blank spot. “Bismillahirrahmanirrahim, MoU ini kita sepakati bersama. Dengan teknologi ini, pelayanan publik, pendidikan, dan kesehatan di Sulawesi Tengah akan bergerak lebih cepat dan merata,” ujarnya. ***