Nama Fathur Razaq kian menguat sebagai calon tunggal yang didorong seluruh pengurus cabang olahraga (cabor) di Sulawesi Tengah untuk menakhodai Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi. Dukungan ini tidak datang tiba-tiba, melainkan bertumbuh dari rekam jejak yang dinilai konkret dalam memajukan olahraga daerah.

Salah satu suara paling lantang datang dari Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulteng, Helmi Umar, yang menyebut Fathur sebagai sosok muda yang bukan hanya penuh semangat, tapi juga punya catatan kerja nyata.

“Belum ada anak muda yang begitu serius, konsisten, dan teruji dalam mendukung dunia olahraga seperti Fathur. Kami melihat ketulusan dan kerja nyatanya bukan hanya sebagai simbol, tapi dibuktikan langsung lewat kerja lapangan,” ucap Helmi, Senin (4/8/2025).

Nama Fathur memang lekat dengan ajang Berani Boxing—sebuah event yang sempat mengundang perhatian nasional. Di bawah kepemimpinannya sebagai Ketua Pengprov Pertina Sulteng, ajang ini tak hanya memberi ruang bagi atlet lokal unjuk gigi, tapi juga mengubah cara pandang terhadap potensi penyelenggaraan event olahraga di daerah.

“Siapa sangka event sekelas Berani Boxing bisa lahir dari Sulawesi Tengah. Ini jadi bukti bahwa jika dipimpin oleh orang yang tepat, olahraga Sulteng bisa tampil percaya diri dan sejajar dengan provinsi besar lainnya,” lanjut Helmi.

Namun lebih dari itu, dukungan terhadap Fathur disebut tidak semata karena satu-dua event. Kiprahnya dalam mendukung lintas cabor dan keberaniannya memberi ruang pada anak muda untuk mengekspresikan kreativitas dianggap sebagai modal kepemimpinan yang dibutuhkan KONI hari ini.

“Dengan kepemimpinan yang energik dan visi yang jelas, kami percaya masa depan olahraga Sulawesi Tengah akan jauh lebih cerah jika dipimpin oleh Fathur Razaq,” tutup Helmi. ***