DPW PAN Sulteng Ikut Halal Bi Halal Serentak, Konsolidasi Awal Menuju 2029
DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Sulawesi Tengah turut mengambil bagian dalam acara halal bi halal serentak yang digelar Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN, Minggu (20/4/2025).
Meski berlangsung secara virtual, acara ini menjadi momentum penting bagi struktur partai dari pusat hingga daerah untuk memperkuat kembali semangat kebersamaan pasca Pemilu 2024.
DPW PAN Sulteng mengikuti acara ini dari Rumah PAN di Jalan Kamboja, Kota Palu. Sejumlah tokoh hadir, termasuk Ketua DPW Rusli Baco Dg Palabbi, Sekretaris Wilayah Yahya R. Kibbi, anggota DPRD Provinsi, pengurus harian, hingga para kader dan simpatisan. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa partai tetap aktif menjaga koneksi internal meski secara teknis hanya bertemu lewat layar.
Bagi PAN Sulawesi Tengah, kegiatan ini bukan sekadar silaturahmi Idulfitri, tetapi juga bagian dari konsolidasi awal untuk menatap agenda politik berikutnya. Ketua DPW PAN Sulteng menilai bahwa kegiatan ini sekaligus jadi momen sinkronisasi dengan arah pembangunan nasional, termasuk penyesuaian visi dan misi Presiden Prabowo yang kini didukung penuh oleh PAN di kabinet.
Arahan dari para Menteri PAN dalam Kabinet Merah Putih juga menjadi sorotan dalam kegiatan tersebut. Tujuannya jelas: agar seluruh pengurus PAN di daerah ikut mengawal dan menyukseskan program-program nasional di tingkat lokal. PAN ingin mengambil peran aktif dalam memastikan kebijakan pusat bisa dijalankan secara konkret di daerah.
Anggota DPRD dari Fraksi PAN, Ronald Gulla, turut menyoroti pentingnya halal bi halal serentak ini dalam konteks konsolidasi pasca Pileg dan Pilkada 2024. Dengan bertambahnya kursi PAN di DPR RI dari 44 menjadi 48 dan meningkatnya jumlah kepala daerah dari kader PAN, ia optimistis partai ini berada di jalur yang tepat menuju target masuk empat besar pada Pemilu 2029.
Secara keseluruhan, PAN tampak sedang mengakselerasi langkahnya. Dengan komposisi kader di pemerintahan yang dinilai cukup solid, ditambah basis dukungan di daerah yang terus tumbuh, PAN memandang lima tahun ke depan sebagai periode kerja-kerja nyata yang menentukan posisi mereka dalam peta politik nasional mendatang.***
