“Ini hanya satu kali. Setelah itu, jangan ada lagi tunggakan,” tegasnya, mengingatkan.
Pidato Anwar Hafid ditutup dengan pesan reflektif yang mengajak warga kembali menumbuhkan rasa kepemilikan terhadap tanah kelahirannya.
BACA JUGA:
“Sulawesi Tengah telah memberi kita hidup, udara, pekerjaan, dan keluarga. Kini saatnya kita membalas dengan kerja nyata. Mari buktikan cinta kita lewat aksi, bukan hanya ucapan,” ucapnya, menutup upacara dengan seruan yang menyentuh.***







