TKPKD Harus Jadi Garda Terdepan
Husin menyatakan, Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD), yang dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 96 Tahun 2015 tentang perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2010 mengenai Percepatan Penanggulangan Kemiskinan, harus menjadi garda terdepan dalam menangani kemiskinan di Sulawesi Tengah.
“TKPKD diketuai oleh Wakil Gubernur dan bertanggung jawab langsung kepada Gubernur. Seharusnya, tim ini menjadi motor utama dalam menyusun strategi, mengawasi implementasi program, serta memastikan percepatan penanggulangan kemiskinan berjalan efektif,” ujarnya.
Husin juga menyarankan agar pemerintah segera melakukan penguatan TKPKD dan merevisi Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD) agar selaras dengan visi, misi, dan program unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur dalam Program BERANI (Bersama Anwar – Reny).
Menurutnya, pengarusutamaan RPKD yang menargetkan kemiskinan ekstrem harus menjadi agenda utama agar seluruh perencanaan, intervensi program, dan target pengentasan kemiskinan dapat berjalan terpadu, terukur, dan berkelanjutan.
Husin merekomendasikan, tiga aspek utama yang perlu menjadi fokus dalam intervensi program kemiskinan ekstrem, yaitu:
- Mengurangi Beban Masyarakat
- Meningkatkan Pendapatan Masyarakat
- Menargetkan Kantong-Kantong Kemiskinan.
“Jangan lagi ada program yang hanya bersifat rembesan. Semua harus terarah dan terfokus langsung untuk menyerang akar kemiskinan,” terangnya.
Dua Program Prioritas Gubernur Anwar Hafid
Sejalan dengan rekomendasi Husin, Gubernur Anwar Hafid dalam berbagai kesempatan telah menegaskan dua program prioritas yang akan segera dilaksanakan sebagai upaya mengurangi beban rakyat.
- Program Berani Cerdas: Beasiswa Perguruan Tinggi
Melalui Program Berani Cerdas, anak-anak dari keluarga kurang mampu di Sulawesi Tengah akan mendapatkan beasiswa pendidikan untuk menempuh pendidikan tinggi mulai tahun ajaran 2025.
“Mulai tahun ajaran baru 2025 ini, anak-anak Sulteng yang ingin masuk kuliah akan mendapatkan beasiswa dari Pemprov Sulteng,” ujar Gubernur Anwar Hafid.
Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan bahwa pendidikan tidak menjadi beban ekonomi bagi keluarga miskin, serta untuk memutus rantai kemiskinan melalui akses pendidikan yang lebih baik.
- Program Berani Sehat: Berobat Gratis dengan KTP
Sementara itu, Program Berani Sehat memastikan, seluruh masyarakat Sulawesi Tengah bisa berobat gratis hanya dengan menunjukkan KTP di RSUD Undata dan RSUD Madani.



