Skrol untuk membaca pos

Profil Emilia Contessa: Perjalanan Seorang Legenda di Dunia Musik, Film, dan Politik

Muh. Rifai
Emilia Contessa. Foto: Istimewa
A-AA+A++

Perjalanan di Dunia Politik

Kecintaannya pada tanah kelahirannya membawa Emilia ke dunia politik. Pada tahun 2010, ia mencalonkan diri sebagai Bupati Banyuwangi, meskipun langkah tersebut belum membuahkan hasil. Namun, Emilia tak menyerah. Ia kemudian berhasil menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) mewakili Jawa Timur untuk periode 2014–2019.

Tidak berhenti di situ, Emilia mencoba peruntungannya di ajang Pemilu 2019 dengan bergabung bersama Partai Amanat Nasional (PAN) sebagai calon anggota DPR. Meskipun kali ini ia tidak terpilih, semangat dan dedikasi Emilia di dunia politik tetap patut diapresiasi.

Kehidupan Pribadi yang Penuh Warna

Di balik gemerlap panggung dan sorotan media, kehidupan pribadi Emilia juga penuh dengan dinamika. Ia menikah tiga kali dalam hidupnya. Pernikahan pertamanya dengan Rio Tambunan pada tahun 1976 dikaruniai dua anak, salah satunya adalah penyanyi terkenal Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan. Setelah berpisah, ia menikah dengan Abdullah Surkaty dan memiliki seorang putra, lalu melanjutkan kehidupan rumah tangga dengan suami ketiganya, Ussama Muhammad Al Hadar, yang juga memberinya seorang putra.

Akhir Perjalanan Sang Legenda

Emilia Contessa menghembuskan napas terakhirnya pada 27 Januari 2025 di Jakarta dalam usia 67 tahun. Kepergiannya membawa duka mendalam bagi para penggemar yang telah mengikuti perjalanan kariernya selama puluhan tahun.

Meskipun telah tiada, warisan karya Emilia tetap abadi. Lagu-lagu seperti “Rindu,” “Melati,” dan “Angin Malam” terus diputar, membangkitkan kenangan masa lalu. Film-filmnya juga masih ditonton dan menghibur generasi baru.

Emilia Contessa bukan sekadar penyanyi atau aktris biasa. Ia adalah ikon, inspirasi, dan simbol kegigihan perempuan Indonesia di berbagai bidang. Keberanian dan semangatnya akan terus dikenang dalam sejarah musik dan hiburan negeri ini.

Editor: Rifai