“Tahun 2023 kami di komisi V DPR RI sudah menganggarkan (APBN) untuk pembanguanan jalan Kalamanta,” ujar Anwar.
Kemudian tahun 2022, masih kaitannya dengan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana alam palu, sigi dan donggala kementeria PUPR memprogramkan pembangunan ruas jalan Lindu – Sadaunta dengan nilai anggaran Rp, 79 miliyar lebih pinjaman dari JICA Jepang.
Proyek ruas jalan Lindu – Sadaunta itu dikerjakan oleh PT. SARANA – DIATASA KSO dengan nilai kontrak Rp, 79.589.554.000.
Proyek ruas jalan Lindu – Sadaunta itu sudah lewat waktu dari kontrak yang mestinya selesai bulan April 2024 ini. Mestinya kontraktor proyek ruas jalan Lindu Sadaunta itu diputus kontraknya karena ketidak mampuan menyelesaikan pekerjaannya dengan baik.
Sementara, Kepala balai BPJN XIV Palu Dadi Murdani yang dikonfirmasi via chat di aplikasi whatsAppnya Rabu (19/6-2024) membenarkan pekerjaan PT.Sarana – Diatasa KSO itu sudah terlambat dan menyeberang kurang lebih dua bulan. Sehingga diadendum lagi selama 50 hari.
“Betul ada adendum perpanjangan waktu karena kemaren sempat tidak boleh kerja karena larangan dr JICA karena pengurusan hutan lindung,” tulis Kabalai XIV yang baru itu.
Kata dia, sekarang masih bekerja, masih proses dan kami sedang monitor.
“Skrg masih bekerja pak, masih proses sedang kami monitor,” jelas Dadi Murdani.
Bupati Sigi melalui Kepala Dinas PUPRnya Ediy Dwi Saputro, ST, MT yang dikonfirmasi, Rabu (19/6-2024), mengatakan, ruas jalan Kalamanta itu sudah pernah dikerjakan. Bahkan tembus ke luwu Utara, namun apa daya anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tidak mampu.
Makanya saat Prof Nurdin Abdullah Gubernur Sulawesi Selatan membangun kolaborasi untuk pembukaan jalan nasional Sigi sulteng tembus Luwu Utara Sulsel untuk emrio jalan nasiona sulteng – sulsel.
“Dan jauh sebelumnya PUPR Sigi pernah membuka dan membangun jalan Kalamanta itu, hanya saja karena memang kondisinya rawan longsor, bahkan sudah berkali-kali longsor sebab terjal dan tanah labil sehingga tidak dapat dilalui mobil. Tapi kalau sepeda motor bisa. Cuman pasien yang viral ditandu warga dari Kalamanta memang tidak dapat dibonceng motor karena penyakit diabet,”ujar Ediy.









