Reses di Parimo, I Nyoman Slamet Serap Aspirasi Masyarakat
PARIGI – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. I Nyoman Slamet, S.Pd., M.Si melakukan reses di Desa Catur Karya dan Desa Beraban Kecamatan Balinggi Kabupaten Parigi Moutong.
Reses tersebut dihadiri pemerintah desa, babinkamtibmas, Babinsa, tokoh masyarakat dan juga organisasi perempuan dan kepemudaan.
Pada reses kali ini, anggota DPRD Sulteng mendapat banyak masukan dari masyarakat terkait dengan masalah pertanian khususnya kelangkaan pupuk bersubsidi dan juga sulitnya mereka mendapatkan bahan bakar solar yang sangat dibutuhkan dalam mengoperasikan alat pertanian yang mereka miliki.
Masyarakat juga meminta kepada pemerintah provinsi agar lebih memperhatikan bidang pendidikan yang ada di Kabupaten Parigi Moutong khususnya yang menjadi kewenangan provinsi. Banyak sekolah-sekolah SMA dan SMK yang tidak layak lagi untuk dijadikan sebagai standar kebutuhan pendidikan khususnya gedung-gedung dan juga mobiler serta kurangnya alat-alat mereka untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran.
Masyarakat wilayah Balinggi juga meminta agar pemerintah memberikan bantuan khusus untuk jalan usaha tani dan kantong produksi serta ada beberapa daerah yang sampai saat ini belum pernah merasakan bagaimana jalan aspal berada di depan rumah mereka, dan juga ada beberapa infrastruktur jalan menuju daerah wisata yang perlu mendapatkan perhatian guna untuk memberikan rasa nyaman bagi para pengunjung yang mengunjungi tempat wisata tersebut khususnya yang berada di daerah Catur karya yaitu air terjun Baturiti.
Pada kesempatan reses ini ada juga usulan dari mahasiswa KKN stah Dharma Sentana Sulawesi Tengah untuk adanya perhatian pemerintah dalam bidang pendidikan khususnya terkait pengangkatan guru-guru agama Hindu yang saat ini sangat kurang dan juga sarana prasarana pendidikan khusus agama yang juga masih sangat perlu mendapatkan perhatian oleh pemerintah dan dinas terkait.
Dalam kesempatan ini Nyoman Slamet memberikan paparan terkait dengan bantuan bantuan yang sudah disalurkan melalui dana bantuan sosial rumah ibadah yang jumlahnya untuk anggaran Tahun 2022 kurang lebih 28 rumah ibadah baik masjid gereja dan pura yang ada di Kabupaten Parigi Moutong. Namun masyarakat banyak juga yang memberikan masukan kiranya masalah persyaratan proposal tidak terlalu sulit dan bantuan bisa diperbesar dari yang sudah disalurkan saat ini karena masyarakat sangat membutuhkan bantuan bantuan tersebut.
Sementara itu di setiap akhir pertemuan anggota DPRD provinsi Sulawesi Tengah komisi IV Dr. Nyoman Slamet, S.Pd, M.Si tak hentinya memberikan himbauan kepada warga masyarakat untuk selalu menjaga ketertiban.
“Kami meminta kepada warga masyarakat untuk selalu menjaga situasi kondusif baik yang berhubungan dengan masalah perpolitikan maupun masalah-masalah lain agar tidak mengganggu jalannya pemerintahan baik di Kabupaten Parigi Moutong maupun di Provinsi Sulawesi Tengah.


