Untuk meminimalkan efek bahaya dari stres, American Heart Association (AHA) merekomendasikan hal berikut ini:
Ungkapkan keluh kesah
Bagikan perasaan Anda dengan berbicara dengan teman atau anggota keluarga yang tepercaya.
Olahraga
Meredakan ketegangan mental dengan melakukan aktivitas fisik sekitar 30 menit latihan intensitas sedang pada sebagian besar hari dalam seminggu.
Rencanakan hari Anda
Prioritaskan tugas dan rencanakan ke depan untuk membantu mencegah terburu-buru menyelesaikan semuanya.
4. Terlalu Banyak Konsumsi Garam
Natrium yang berlebihan dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, faktor risiko penyakit jantung. Menghindari garam tidak terlalu sulit, tetapi bagaimana dengan natrium tersembunyi? National Heart, Lung, and Blood Institute (NHLBI) melaporkan bahwa makanan olahan termasuk sayuran kaleng dan sup, daging makan siang, makanan beku, keripik, dan makanan ringan asin lainnya merupakan sebagian besar garam yang kerap dikonsumsi.
Pastikan untuk membaca label nutrisi dan membandingkan produk untuk memilih produk yang memiliki nilai natrium harian terendah. Aturan praktis yang harus diikuti: American Heart Association (AHA) merekomendasikan agar Anda mengonsumsi kurang dari 1.500 mg sodium per hari.
5. Kurang Tidur
Jantung Anda bekerja keras sepanjang hari, dan jika Anda tidak cukup tidur, sistem kardiovaskular Anda tidak mendapatkan istirahat yang dibutuhkan. Detak jantung dan tekanan darah Anda menurun selama fase pertama tidur (fase non-REM), kemudian naik dan turun sebagai respon terhadap mimpi Anda selama fase kedua (tidur REM).
Menurut National Heart, Lung, and Blood Institute (NHLBI), perubahan tersebut sepanjang malam meningkatkan kesehatan kardiovaskular. Kurang tidur juga dapat menyebabkan tingkat kortisol dan adrenalin istirahat yang tinggi, mirip dengan tingkat yang Anda alami dalam situasi stres. Kevin R. Campbell, MD merekomendasikan a orang dewasa sebaiknya tidur 7 hingga 8 jam setiap malam. Remaja dan dewasa muda harus tidur selama 9 hingga 10 jam.
6. Tidak Flossing Gigi
Flossing atau benang gigi adalah salah satu alat yang efektif untuk membersihkan gigi. Flossing memang penting tetapi tidak hanya untuk gigi Anda. Sebuah studi yang diterbitkan pada Mei 2014 di Journal of Periodontal Research menemukan bahwa orang dengan penyakit jantung koroner yang rutin flossing mengalami lebih sedikit masalah kardiovaskular. Lantas apa hubungannya?







