Skrol untuk membaca pos

Kelor, Tanaman ‘Ajaib’ Beraneka Manfaat

Muh. Rifai
A-AA+A++

Nasrin bercerita, bisnis itu bermula dari pesanan yang tak kunjung diambil. Ceritanya, pada 2016, ia menerima tamu seorang pengusaha dari Jerman yang memintanya menyediakan satu ton daun kelor kering untuk diekspor. Harga sudah disepakati Rp 100 juta dan pengusaha tersebut telah membayar uang muka Rp 25 juta.

Hingga waktu yang ditetapkan, pengusaha Jerman tadi tak kunjung mengambil pesanannya dan tak berkabar. Nasrin mencari cara bagaimana supaya daun kelor kering itu tidak mubazir.

Ia lalu memutar otak. Sebagai mantan cleaning service di sebuah pabrik jamu di Makassar, ia mencoba membuat ramuan dari daun kelor itu. Produk jamu itu bermerek Sasambo. Jamu itu terdiri dari jamu Sehat Lelaki, Sehat Wanita, Sehat Pinggang, Pegal Linu. Dia mencampurkan daun kelor dengan bahan jamu lainnya, seperti kacabeling, temulawak, jahe, kayu songgak, meniran, dan lainnya.

Tak mudah memasarkan jamu daun kelor ke masyarakat. Musababnya, stigma minuman jamu yang pahit dan tidak enak membuat orang enggan minum apalagi membelinya. Dia kemudian mengolah daun kelor kering itu menjadi teh. Sejak itu, permintaan teh daun kelor pun melonjak dan usahanya berkembang hingga sekarang.

Kini Nasrin memiliki 100 hektare kebun kelori di kampung halamannya di Kilo, Kabupaten Dompu.

Menurut Nasrin daun kelor punya khasiat antara lain dapat meningkatkan daya tahan tubuh, detoksifikasi atau mengeluarkan racun dari dalam tubuh, dan membantu kerja bakteri baik pada tubuh. “Kalau imunitas tubuh bagus, racun berkurang dan bakteri yang menguntungkan itu banyak,” kata dia.

Syarifah Aminah dkk dalam sebuah publikasi berjudul “Kandungan Nutrisi dan Sifat Fungsional Tanaman Kelor” yang diterbitkan litbang.pertanian.go.id menyebut, manfaat dan khasiat tanaman kelor terdapat pada semua bangian tanaman baik daun, batang, akar maupun
biji.

Kandungan nutrisi yang cukup tinggi menjadikan kelor memiliki sifat fungsional bagi kesehatan serta mengatasi kekurangan nutrisi. Karena itulah tanaman ini disebut Miracle Tree dan Mother’s Best Friend.

Selain itu, kelor berpotensi sebagai bahan baku dalam industri kosmetik, obat-obatan dan perbaikan lingkungan yang terkait dengan cemaran dan kualitas air bersih. Kelor memiliki sifat bahwa daun kelor mengandung antioksidan tinggi dan antimikrobia. Hal ini menyebabkan kelor dapat berfungsi sebagai pengawet alami dan memperpanjang masa simpan olahan berbahan baku daging yang disimpan pada suhu 4 derajat celcius tanpa terjadi perubahan warna.