Skrol untuk membaca pos

Tim Gabungan Ringkus Pengebom Ikan Asal Sulawesi Tenggara

Muh. Rifai
Tim gabungan polair,TNI dan dinas perikanan kelautan kabupaten Morowali berhasil meringkus enam pelaku pengeboman ikan asal Sulawesi Tenggara. (Foto: Ist)
A-AA+A++

MOROWALI – Enam Nelayan asal Sulawesi Tenggara yang melakukan pengeboman ikan diwilayah Kecamatan Menkep berhasil diringkus oleh tim gabungan diperairan laut Morowali Jum’at (20/3/2020) sekitar pukul 07.00 WITA.

Pengawas Perikanan Wilker Morowali Mulyadi melalui releasenya Ahad (22/03/2020) menyebutkan, penangkapan dilakukan tim operasi gabungan, yang terdiri dari TNI AL, Pol Airud, dan PSDKP yang sedang melakukan patroli laut dan para pelaku dikatahui merupakan warga Desa Saponda, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara masing-masing berinisial AS(27), H. MS(54), MR(31), AG(15), FA(18) dan AR(28).

Menurut Mulyadi para pelaku tertangkap saat sedang menangkap ikan dengan menggunakan bahan peledak (bom ikan) dan saat melihat kedatangan petugas patroli, para pelaku berusaha kabur.Namun tim tidak tinggal diam dan langsung  melakukan pengejaran dengan memberikan tembakan peringatan agar para nelayan tersebut segera menyerahkan diri dan setelah dilakukan pengejaran beberapa saat kemudian para pelaku berhasil ditangkap oleh tim gabungan tanpa melakukan perlawanan.

Ditambahkan Mulyadi adapun barang bukti yang berhasil diamakan diantaranya, Satu unit kapal motor nelayan, Satu unit perahu sampan tanpa mesin, 877 Kilo gram ikan batu dengan berbagai jenis, Satu unit kompresor, Dua roll selang panjang kurang lebih 100 meter, Tiga pasang sepatu selam/sepatu katak, Tiga buah kacamata selam, Dua unit mesin pendorong perahu, masing-masing 27 PK dan 33 PK, Dua buah bundre tempat pungut ikan, Dua buah baterai, Satu bal kabel 50 meter, Empat buah jerigen 5 liter, serta dayung sebanyak empat buah.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Morowali Drs Fajar mengucapkan terima kasih kepada tim gabungan yang telah berhasil mengamankan para nelayan yang melakukan pemboman ikan diwilayah perairan Kabupaten Morowali.

Fajar juga meminta kepada masyarakat untuk melaporkan kepada pihak berwajib apa bila ada nelayan yang melakukan pemboman ikan dilaut khususnya masyarakat diwilayah Kepulauan.”Saya harap kepada masyarakat apa bila ada nelayan yang menangkap ikan dengan bom mohon dilaporkan kepada pihak berwajib,”pintanya. [HR]