IKLAN-2027-DPRD

45.045 CPNS Serbu Situs SSCN, Ada Pelamar Abal-abal

Muh. Rifai
Net
A-AA+A++

JAKARTA – Hari ke-8 pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), situs Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN) masih dikunjungi banyak pelamar. Menurut data Badan Kepegawaian Negara (BKN), ternyata ada 45.045 pelamar CPNS yang sedang membuka server SSCN pada pukul 20.20 WIB.

“#SobatBKN, user aktif portal http://sscn.bkn.go.id pada pukul 20.20 WIB ada 45.045 ribu pelamar #CPNS2019. Tim isi biodata, tim unggah dokumen, atau tim pencari formasi nih? Hati-hati, jangan sampai salah input data ya. #TheNewEpicBattle #BKNSemangatUntukNegeri,” ujar BKN dilansir Infopena dari Okezone yang dikutip dari akun media sosialnya, baik twitter maupun instagram pada Selasa, (19/11/2019).




BKN menyatakan, sebanyak 71,25% pelamar menggunakan komputer, sedangkan 25,58% pelamar lainnya memakai handphone dalam mendaftar CPNS ini. Hanya sebanyak 0,17% pelamar yang menggunakan tablet untuk mendaftar CPNS.

Ternyata masih banyak yang menggunakan handphone dalam mendaftar CPNS. Padahal, BKN sudah mengatakan agar para pelamar CPNS tidak memakai handphone dalam mendaftar, karena dikhawatirkan rawan dalam menginput data. Oleh karena itu, BKN menyarankan agar menggunakan komputer atau laptop saja.

BKN berharap agar semakin banyak pelamar CPNS yang telah menyelesaikan tahap pendaftaran. Menurut laporan yang didapat BKN pada Sabtu lalu (16/11/2019), baru 10,6% dari 2,3 juta pelamar yang baru menyelesaikan pendaftaran sampai tahap submit.

Berikut ini komentar netizen yang menggelitik mengenai gambar yang diunggah dalam akun instagramnya:

“Jadi laper min,” ujar @gr*g*r**n_*lf*r*m*

“Kalo aku tim tiba-tiba dilamar, ujar @w*nd**p*h.

“Tim cari jodoh,” ujar p*p*pl*k.

“Aku tim nyari dia-_-“ ujar @l*z*w*t*19.

MARAKNYA PELAMAR ABAL-ABAL

Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencatat, hingga saat ini banyak akun-akun yang tidak niat mendaftar. Hal itu dibuktikan dari maraknya pemakaian Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu keluarga (KK) yang bersifat abal-abal.

Hal ini menyusul Data Center SSCN yang merilis informasi pemakaian NIK dan KK untuk pendaftar abal-abal alias tidak niat mendaftar. Menurutnya, banyak unggahan foto dan dokumen yang tidak dipersyaratkan instansi.

Informasi tersebut disampaikan oleh BKN melalui akun resmi Twitterny, kemarin. Bersamaan dengan itu, BKN mengimbau untuk hanya menginput data dan berkas yang sebenarnya dan disyaratkan instansi dalam field lamaran.

Komentar netizen pun banyak berdatangan setelah pernyataan tersebut diturunkan. Diantaranya menyatakan bahwa pernyataan BKN dinilai cukup menyingung. Pasalnya, banyak pelamar yang masih mengalami kendala, dan melengkapi data-data yang dibutuhkan.

Menanggapi hal tersebut, BKN pun kembali memberi penjelasan lebih lanjut mengenai pernyataan sebelumnya. Menurut BKN, pelamar ‘abal-abal’ ditujukan kepada pada pelamar yang mengunggah dokumen dan foto yang tidak sesuai dengan persyaratan.

“Baca dulu ya #SobatBKN isi Siaran Persnya, jangan ngegasss. Mimin ini sedih sejumlah pelamar abal-abal tsb mengunggah foto diri dengan foto yang aneh, contohnya sate,” tulis BKN seperti dikutip dari akun resmi Twitter-nya, Minggu (17/11/2019).