Asmara Gen Z Episode 567: Aqeela Menghilang dan Matikan Ponsel, Harry Datang Mencari Kepastian

Muh. Rifai
Asmara Gen Z Episode 567. Foto: Tangkapan Layar Youtube SCTV
A-AA+A++

Asmara Gen Z Episode 567. Di tengah kebingungan yang masih menyelimuti hatinya, Aqeela akhirnya bicara jujur pada Zara. Ia mengaku, selama ini terlalu sering mengambil keputusan saat sedang emosi dan berada dalam kondisi yang tidak stabil. Karena itu, kali ini ia memilih untuk tidak terburu-buru menentukan langkah selanjutnya.

Aqeela meminta waktu untuk memahami semuanya dengan lebih tenang agar tidak kembali kehilangan sesuatu yang berharga dalam hidupnya. Zara pun mencoba menerima keputusan itu. Meski berat, ia memahami bahwa Aqeela memang membutuhkan ruang untuk menemukan apa yang benar-benar ia inginkan.




Di sisi lain, sebuah rahasia yang selama ini disimpan juga mulai terungkap sedikit demi sedikit. Zara mengaku sebenarnya ingin menceritakan sesuatu terkait kedatangan Fattah beberapa waktu lalu. Namun ia memilih menahan diri karena melihat hubungan Aqeela dan Harry sedang berada dalam kondisi yang rumit. Zara tidak mau menjadi penyebab keadaan semakin kacau sebelum semuanya benar-benar jelas.

Sementara itu, suasana yang berbeda terlihat dari interaksi Zara dan Ken. Meski sedang terpisah jarak karena perjalanan bisnis Ken, keduanya tetap berkomunikasi melalui video call. Obrolan ringan yang awalnya membahas pekerjaan perlahan berubah menjadi percakapan hangat yang memperlihatkan kedekatan mereka.

Ken yang sedang transit di bandara sengaja menghubungi Zara bukan untuk membicarakan pekerjaan, melainkan hanya ingin memastikan kondisi rekannya itu baik-baik saja. Sikap santai dan perhatian Ken berhasil membuat Zara sedikit tersenyum di tengah tekanan yang sedang ia hadapi.

Namun di balik momen itu, Ken ternyata masih menyimpan kekhawatiran terhadap Aqeela. Ia berharap Aqeela segera menemukan jawaban atas semua masalah yang sedang membebaninya.

Ketegangan kembali muncul saat seseorang datang dan mengetuk pintu rumah Aqeela dengan keras. Awalnya Aqeela mengira yang datang adalah ibunya, Fattah, atau bahkan Dava. Namun dugaan itu ternyata salah.

Orang yang datang adalah Harry.

Pertemuan yang telah lama tertunda itu akhirnya terjadi. Harry mengaku, bahwa Fattah sudah menyampaikan pesan dari Aqeela kepadanya. Ia juga mempertanyakan alasan Aqeela masih mematikan ponselnya dan menghilang dari semua komunikasi.