IKLAN-2027-DPRD

Cegah Risiko Tertular Corona, Ini Aplikasi yang Dibuat Dinkes Sulteng

Muh. Rifai
A-AA+A++

PALU – Aplikasi cek risiko tertular virus Corona baru saja diperkenalkan oleh Dinas Kesehatan Sulteng. Aplikasi ini dibikin oleh Dinas Kesehatan Sulawesi Tengah (Sulteng) bekerja sama dengan Persatuan Dokter Umum Indonesia (PDUI), Persatuan Dokter Ahli (PDA), Palang Merah Indonesia (PMI) dan perawat Ikatan Dokter Indonesia (IDI) beserta renaga kesehatan di Sulteng.

Kadis Kesehatan Sulteng, dr. Reny Lamadjido, Sp.PK.,M.Kes mengatakan, aplikasi ini dibuat sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Sulteng. Melalui aplikasi ini, warga bisa mengecek kondisi tubuhnya, sepulang dari daerah yang terindikasi virus corona atau Covid-19.




“Apabila warga tersebut, pernah datang dari luar Sulteng lalu merasa demam, ada batuk, dia bisa mengisi di aplikasi iya atau tidak. Nanti akan terlihat hasil dari sistem itu dan akan tertulis anda perlu ke rumah sakit atau sarana kesehatan terdekat untuk memeriksa diri,” jelas Reny Lamadjido, Sp.PK.,M.Kes saat wawancara dengan sejumlah wartawan di RS Undata, Senin (23/03/2020).

Dia menjelaskan, jika hasilnya tidak perlu ke rumah sakit, maka dianjurkan untuk tinggal selama 14 hari di rumah. Itu semua dilaksanakan agar supaya masyarakat tidak banyak berbondong-bondong ke rumah sakit atau puskesmas yang juga bisa menyebabkan tertular akibat berkumpul. “Dengan begitu, warga atau masyarakat bisa melakukan asessment diri sendiri dengan aplikasi yang berikan,” jelas dia.

Menurut dia, aplikasi yang dibuat itu atas perintah gubernur untuk membuat aplikasi cek corona gratis, sehingga masyarakat juga teredukasi dengan aplikasi tersebut. “Aplikasi cek corona gratis, itu produk baru kami yang bekerja sama dengan seluruh tenaga kesehatan yang ada di Sulteng,” tuturnya, seperti dilansir SultengNews Jejaring Infopena.

Aplikasi Cek Corona Gratis kata dr.Reny A.Lamadjido masih dalam proses penyempurnaan, mungkin ada masukan dari organisasi kesehatan yang lain itu akan ditmbah sebagai penyempurnaan. “Nanti sistem atau aplikasi itu kita akan kirim lewat WA, dari WA akan share kepada masyarakat, pada intinya Cek Corona Gratis itu tidak di bayar,” pungkasnya.

Adapun aplikasinya bisa dibuka link https://bit.ly/Skriningmandiricovid. Aplikasi ini sangat mudah. Cukup menjawab beberapa pertanyaan dan akan diakhiri dengan saran untuk Anda. [***]