IKLAN-2027-DPRD

IDI Sebut Satu dari Enam Dokter Meninggal Bukan Akibat Langsung Covid-19

Muh. Rifai
A-AA+A++

JAKARTA – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengklarifikasi bahwa penyebab kematian dr Toni Daniel Silitonga tidak disebabkan langsung oleh Covid-19. Hal ini disampaikan IDI lewat surat klarifikasi yang dipublikasikan di akun twitter @PBIDI, Senin 23 Maret 2020, dini hari.

Sebelumnya, lewat akun twitter yang sama, IDI menyatakan terdapat enam dokter yang meninggal dunia akibat pandemi virus Corona atau COVID 19. “IDI berduka cita yang amat dalam atas berpulangnya sejawat-sejawat anggota IDI sebagai korban Pandemi Covid-19,” demikian keterangan unggahan foto 6 dokter.




Enam dokter yang meninggal dunia yakni, Dokter Hadio Ali dari IDI cabang Jakarta Selatan, Dokter Djoko Judodjoko cabang Kota Bogor, Dokter Laurentius dari IDI cabang Jakarta Timur, Dokter Adi Mirsaputra dari IDI cabang Bekasi, Dokter Ucok Martin dari IDI cabang Medan dan Dokter Toni D Silitonga dari IDI cabang Bandung Barat.

Selanjutnya, IDI mengklarifikasi bahwa dr Toni Daniel Silitonga meninggal tidak disebabkan langsung oleh Covid-19. “Adalah benar, dr. Toni Daniel Silitonga dalam wafatnya bukan disebabkan langsung oleh Covid-19…Beliau berpulang dikarenakan kelelahan dan adanya serangan jantung,” jelas Ketua umum PB-IDI dr. Daeng M. Faqih, seperti tertulis dalam keterangan akun twitter @PBIDI.

Lebih lanjut, IDI menyebut bahwa dr Toni adalah Kepala Seksi Penanggulangan Penyakit Menular di Dinas Kesehatan Bandung Barat. Pada hari-hari terakhir dr. Toni, ia pun bertugas dalam satuan tugas (satgas) Tim Penangulangan Covid-19 di wilayah Bandung Barat. [Red]