IKLAN-2027-DPRD

PB PMII, Konfercab Palu Harus Sesuai Dengan Konstitusi Organisasi

Muh. Rifai
Wahyu Hidayat
A-AA+A++

JAKARTA – Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) menegaskan, bahwa konferensi cabang PMII Kota Palu harus berjalan sesuai dengan konstitusi PMII.

“Konfercab yang akan dilaksanakan pada senin, 27 Mei 2019 ini, harapannya berjalan kondusif, berikan pembelajaran demokrasi yang baik bagi kader – kader PMII cabang Palu, apalagi kongres ini di ikuti kontestan dari Komisariat IAIN palu dan Komisariat Untad, sebagai Warga pergerakan dan Kader PMII Palu yang hari Ini menjadi Pengurus Besar PMII perwakilan Sulawesi Tengah saya berharap konfercab berjalan lancar dan sukses seperti halnya kita sukses melaksanakan kongres tempo Hari”, kata Wahyu Hidayat selaku Ketua PB PMII Bidang Energi dan Pengembangan Sumber Daya Alam. Sabtu (25/05/2019)




Wahyu juga mengatakan bahwa PMII Cabang palu sebagai wajah PMII Sulawesi Tengah, pasang surut perjalanan PMII cabang Palu sudah melalui ujian dan cobaan yang menguras tenaga serta energi kader dan keluarga besar PMII cabang Palu.

“Sudah banyak alumni yang berhasil di bidangnya masing – masing, seperti Lukmas S Tahir, Dr. Muhtadin Dg, Mustafa, Sahran Raden, Najamudin, Dr. Abdul gani jumat, Dr. Iskandar Ahmad serta Rahmawati M Nur, adalah sebagian Alumni PMII Cabang Palu yang sudah sukses dibidang masing – masing,” Ungkapnya

Kemudian kata wahyu, Puncak keberhasilan PMII Cabang Palu adalah dengan di tunjuknya sebagai tuan rumah pelaksana Kongres Ke XIX yang dilaksanakan di masjid Agung Darusalam Palu yang berjalan sukses, lancar dan menjadi kongres terkondusif sepanjang sejarah perjalan PMII.

“Sebagai kader PMII Unisa kalau di tanya saya dukung siapa karna unisa tidak punya kandidat, jawaban saya sederhana saya dukung yang menang, tetapi jangan senang dulu, syarat untuk mendapatkan SK dan pelantikan akan benar – benar saya kawal dan saya pastikan konfercab berjalan sesuai konstitusi PMII”, Pungkasnya

Wahyu juga menanggapi terkait isu kandidat yang bertarung membawa ego Kampus, katanya “sekarang ini saya liat sudah mulai naik tensinya terkait isu ego kampus, siapapun yang terpilih harus melaksanakan tanggung jawab kekaderan karna PMII baru hadir di 4 kampus, kita masih memiliki 12 kampus lagi yang memungkinkan untuk mengibarkan Panji PMII, bagi yang kalah saya berharap menerima hasil konfercab karna jiwa patriot bisa diukur ketika kita kalah, menjadi petarung berarti siap menang dan siap kalah,” Tutupnya. [***]