Skrol untuk membaca pos

3 Alasan Kenapa Jomblo Bisa Terasa Menyakitkan

Muh. Rifai
A-AA+A++

STRESS dan depresi karena tidak mampu memiliki hubungan romance dan mendapatkan pasangan yang diinginkan adalah hal yang sangat wajar di kalangan jomblo. Masalah romance sangatlah pelik dan stressful untuk pria.

Mengapa? Mengapa romance itu penting? Sebegitu pentingnya sehingga ketika Anda tidak memiliki romance dan pasangan, seringkali Anda tidak dapat menjalankan aktifitas dengan penuh semangat dan motivasi.

Hal ini bisa dijelaskan paling tidak dengan 3 teori.

1. Teori Evolusi

Dalam hidup manusia, setelah bertahan hidup (survival), berpasangan (mating) adalah hal kedua yang paling krusial. Karena untuk survive manusia membutuhkan pasangan untuk bereproduksi agar dapat menghasilkan keturunan dan memastikan gen-gennya tetap exist di dunia.

Untuk memastikan hal tersebut, manusia telah berevolusi dan memiliki built-in radar dalam dirinya untuk menentukan pasangan yang tepat. Itu sebabnya pria cenderung tertarik kepada wanita dengan wajah cantik dan tubuh proporsional, karena hal-hal tersebut mengindikasikan bahwa wanita tersebut sehat, dapat bereproduksi dan berpotensi memberikan keturunan yang baik.

Itu juga sebabnya wanita cenderung tertarik kepada pria yang mapan secara finansial, status sosial tinggi dan memiliki kekuasaan. Hal-hal tersebut mengindikasikan bahwa si pria mampu menyediakan perawatan yang memadai bagi si wanita, mampu memenuhi semua kebutuhannya dan mampu melindunginya serta keturunannya kelak.

Melihat teori ini, sekarang Anda mengerti kenapa Anda merasa down dan kecewa setiap kali Anda gagal untuk membuka sebuah hubungan dengan wanita. Karena secara biologis Anda cenderung untuk keluar dari kehidupan jomblo. Dengan menjadi seorang jomblo, Anda merasa bahwa kesempatan untuk memiliki pasangan yang dapat menjamin kelangsungan hidup Anda dan memperbaiki keturunan telah tertutup.

2. Teori Sosial-Budaya

Pengaruh media, cerita-cerita cinta yang menyentuh hati, film-film romantis yang penuh momen indah, lagu-lagu cinta yang mellow dan idealisme tentang cinta yang tidak realistis membuat Anda ingin dan ngarep untuk mengalami hubungan romance yang seperti itu.

Anda bermimpi untuk memiliki pasangan yang seperti itu, cantik, menawan, hangat, penuh cinta dan rela berkorban. Atau lebih jauh lagi, Anda ingin menjadi seperti itu.