Inggris menjadi salah satu contohnya.
Tuchel baru memulai perjalanan Nations League bersama timnya. Namun, sebelum bola bergulir, lima pemain sudah harus dicoret karena cedera. Palmer, yang baru kembali mendapat tempat di skuad, juga harus menepi.
Di depan mereka sudah menunggu Spanyol.
Lawan yang membawa kenangan tidak terlalu jauh.
Final EURO 2024.
Kekalahan 1-2.
Dan sekarang, Wembley.
Tentu saja Nations League bukan final EURO. Tetapi pertandingan seperti ini tetap punya rasa tersendiri.
Apalagi bagi penonton Indonesia yang mungkin sudah lama menunggu pertandingan besar setelah liga-liga Eropa berhenti sejenak.
Setelah November, Masih Ada Lanjutan
Fase liga berakhir pada November. Tetapi perjalanan Nations League belum selesai.
Perempat final League A serta playoff promosi dan degradasi League A/B dan League B/C dijadwalkan berlangsung pada 25-30 Maret 2027.
Kemudian putaran final Nations League dijadwalkan pada 9-13 Juni 2027.
Jadi, apa yang dimulai pada akhir September ini bukan sekadar empat atau enam pertandingan.
Ini adalah perjalanan panjang menuju perebutan trofi Nations League.
Untuk sementara, liga-liga klub boleh mengambil napas.
Kita juga boleh menikmati sedikit jeda dari drama klub.
Tapi kalau malam-malam nanti ada suara alarm berbunyi sekitar pukul dua pagi, jangan buru-buru dimatikan.
Bisa jadi Inggris sedang melawan Spanyol.
Atau Jerman bertemu Belanda.
Atau Italia sedang menghadapi Prancis.
Jeda internasional memang membuat liga berhenti. Tapi buat pencinta sepak bola Indonesia, waktu begadang ternyata belum selesai. (Red)







