Jika emas kembali menembus dan bertahan di atas US$4.300, perhatian pasar dapat bergeser ke area puncak yang terbentuk sebelum keputusan Fed. Sebaliknya, tekanan jual yang berlanjut membuat area US$4.250 dan US$4.200 menjadi level yang kembali diperhatikan trader.
Level tersebut bukan kepastian harga akan berbalik. Pergerakan XAUUSD tetap bergantung pada dolar AS, yield Treasury, data ekonomi Amerika Serikat, serta perubahan ekspektasi terhadap kebijakan Federal Reserve.
Bagi investor Indonesia, pergerakan emas dunia juga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi harga emas domestik bersama nilai tukar rupiah. Karena itu, perubahan XAUUSD tidak selalu diterjemahkan secara langsung dengan persentase yang sama pada harga emas Antam.
Untuk perdagangan hari ini, pasar kemungkinan masih mencermati respons lanjutan terhadap keputusan Fed, pergerakan dolar AS, dan imbal hasil obligasi Amerika Serikat. (Red)






