Skrol untuk membaca pos

Marc Marquez Pangkas Defisit, Puncaki Klasemen MotoGP Usai GP San Marino

Muh. Rifai
Marc Marquez. Foto: Tangkapan Layar
A-AA+A++

Marc Marquez mengubah GP San Marino 2026 menjadi akhir pekan yang sempurna setelah meraih kemenangan Grand Prix dan Sprint. Hasil tersebut membuat pebalap Ducati Lenovo Team itu menyamai perolehan poin Jorge Martin di puncak klasemen, sementara Marco Bezzecchi gagal finis setelah mengalami kecelakaan.

Marc Marquez tampil konsisten sejak awal akhir pekan di Misano. Pebalap bernomor #93 itu finis kedua pada sesi Practice, mengamankan posisi start kedua dalam kualifikasi, lalu memenangi Tissot Sprint sebelum kembali meraih kemenangan pada balapan utama.

Kemenangan tersebut terasa semakin berarti karena Marquez mampu mengejar defisit poin terbesar dalam sejarah MotoGP. Ia juga harus menghadapi tekanan dari Jorge Martin yang sempat melakukan serangan dan mengambil alih posisi terdepan.

“Sempurna. Tentu saja, ini adalah akhir pekan yang sangat bagus karena saya tampil cepat, namun saya juga mampu mengatur waktu dan tenaga dengan cara yang tepat. Hal itu sangat krusial untuk hari ini,” kata Marquez.

Menurut Marquez, kecelakaan Marco Bezzecchi turut mengubah jalannya balapan. Ia mengakui Bezzecchi tampil cepat sebelum kehilangan kendali di Tikungan 13. Marquez kemudian memilih menjaga ketenangan dan mengelola risiko hingga garis finis.

Bezzecchi sendiri harus mengakhiri balapan tanpa poin setelah mengalami kecelakaan. Padahal, pebalap Aprilia Racing tersebut mengawali balapan dari pole position dan sebelumnya finis kedua dalam Sprint.

“Saya melakukan kesalahan di Tikungan 13 dan kehilangan kendali pada bagian depan motor,” ujar Bezzecchi. Ia kini akan memulihkan fokus sebelum menghadapi GP Austria di Spielberg.

Di sisi lain, Jorge Martin harus puas finis kelima. Juara Dunia MotoGP 2024 itu mengaku mengalami masalah arm pump yang semakin parah sepanjang balapan. Kondisi tersebut membuatnya kesulitan saat pengereman dan membuka gas.

“Saya mengalami masalah besar dengan arm pump. Sayang sekali. Menurut saya, kami kehilangan peluang besar hari ini,” kata Martin.

Hasil di Misano membuat Martin kehilangan keunggulan 19 poin atas Marquez. Keduanya kini memiliki jumlah poin yang sama di klasemen sementara.