Klasemen MotoGP Berubah Setelah GP Inggris 2026
Raul Fernandez menjadi nama yang paling banyak dibicarakan setelah MotoGP Inggris 2026 di Silverstone. Pembalap Trackhouse itu tampil cepat dan konsisten untuk meraih kemenangan, sementara sejumlah pembalap unggulan justru gagal mendapatkan hasil maksimal.
Kemenangan Fernandez terasa spesial karena Silverstone kembali menunjukkan karakter sebagai salah satu sirkuit paling sulit ditebak di MotoGP. Dalam 12 Grand Prix Inggris terakhir di Silverstone, selalu muncul pemenang yang berbeda. Fernandez kini menjadi nama terbaru dalam daftar tersebut.
Balapan berlangsung cukup menarik sejak lap pertama. Fernandez langsung memimpin setelah start dan tidak memberikan banyak kesempatan kepada para pesaingnya. Marco Bezzecchi menjadi pembalap yang berada paling dekat di belakang, sedangkan Jorge Martin sempat kehilangan posisi setelah mengalami masalah dengan perangkat ride-height.
Martin kemudian bangkit dan perlahan memperbaiki posisinya. Ia melewati Marc Marquez untuk kembali masuk tiga besar. Namun, kecepatan Fernandez sejak awal memang sulit diikuti.
Pada Lap 5, jarak Fernandez dengan Bezzecchi sudah mencapai sekitar tiga detik. Martin juga masih berada dalam posisi untuk memperebutkan podium, tetapi tidak mampu mendekati pembalap Trackhouse tersebut.
Persaingan justru lebih seru terjadi di belakang tiga pembalap terdepan. Alex Marquez berhasil melewati Marc Marquez dan naik ke posisi keempat. Pedro Acosta kemudian mengikuti dengan menyalip juara dunia bertahan tersebut.
Bagi Marc Marquez, GP Inggris kembali menjadi balapan yang kurang memuaskan. Setelah kehilangan beberapa posisi, ia akhirnya hanya mampu menyelesaikan balapan di urutan ketujuh.
Masalah juga menghampiri Francesco Bagnaia. Pembalap Ducati itu terjatuh di Tikungan 7 pada Lap 8 ketika berada di posisi ke-15. Hasil tersebut membuat Bagnaia gagal membawa pulang poin dari Silverstone.
Setelah Bagnaia tersingkir, persaingan di depan semakin menarik. Jorge Martin berhasil mengambil posisi kedua dari Bezzecchi pada Lap 9. Tidak lama kemudian, Alex Marquez juga berhasil melewati Bezzecchi dan naik ke posisi ketiga.
Namun, posisi Alex Marquez tidak bertahan lama. Ia melakukan kesalahan di Tikungan 1 pada Lap 10 sehingga kembali kehilangan posisi. Bezzecchi dan Acosta berhasil melewatinya.
Bezzecchi akhirnya kembali menunjukkan ketahanan yang bagus hingga akhir balapan. Pembalap Aprilia itu mampu bertahan dari tekanan Alex Marquez dan mengamankan podium ketiga.
Sementara itu, Fernandez tidak menghadapi masalah berarti di depan. Ia mampu menjaga jarak dengan Martin sampai garis finis. Kemenangan ini menjadi kemenangan Grand Prix kedua Fernandez sepanjang kariernya setelah sebelumnya meraih kemenangan perdana di GP Australia 2025.
Bagi Trackhouse, hasil tersebut juga menjadi suntikan positif. Fernandez membuktikan bahwa dirinya mampu memanfaatkan peluang ketika pembalap-pembalap favorit mengalami masalah.
Selain Bagnaia dan Marc Marquez, beberapa pembalap lain juga harus meninggalkan Silverstone tanpa hasil. Joan Mir, Alex Rins, Ai Ogura, Enea Bastianini, Cal Crutchlow, dan Iker Lecuona tercatat gagal menyelesaikan balapan.
Ai Ogura menjadi salah satu pembalap yang cukup disayangkan. Ia mengalami kecelakaan di chicane dan untuk pertama kalinya musim ini gagal mencapai garis finis.
GP Inggris juga menghadirkan perubahan posisi setelah balapan. Fabio Quartararo mendapat penalti 16 detik karena masalah pada sensor tekanan ban yang tidak merekam dan mengirimkan data dengan benar.
Quartararo yang sebelumnya finis ke-12 akhirnya turun ke posisi ke-16. Penalti tersebut membuat Jack Miller, Pol Espargaro, Toprak Razgatlioglu, dan Augusto Fernandez masuk ke zona poin.
Dari sisi klasemen, Jorge Martin menjadi salah satu pembalap yang paling diuntungkan. Finis kedua membuat keunggulannya kini mencapai 31 poin.
Marco Bezzecchi juga naik ke posisi kedua setelah mengamankan podium di Silverstone. Ia menggusur Ai Ogura yang turun ke posisi ketiga. Marc Marquez berada di peringkat keempat dan tertinggal 40 poin dari Martin.
Menariknya, Marc Marquez hanya unggul satu poin atas Fabio Di Giannantonio. Artinya, persaingan untuk posisi papan atas masih cukup terbuka dan bisa berubah pada seri berikutnya.
Raul Fernandez sendiri kini mengoleksi 184 poin setelah mendapatkan tambahan besar dari kemenangan di Silverstone. Hasil ini membuat namanya semakin diperhitungkan dalam persaingan musim MotoGP 2026.
Jika melihat jalannya balapan, kunci kemenangan Fernandez sebenarnya cukup sederhana: start bagus, menjaga ritme, dan tidak membuat kesalahan. Ketika para rivalnya saling berebut posisi, Fernandez justru mampu berkonsentrasi menjaga kecepatan di depan.
Silverstone sekali lagi membuktikan bahwa hasil balapan MotoGP tidak selalu mengikuti prediksi. Pembalap seperti Bagnaia dan Marc Marquez mengalami kesulitan, sementara Fernandez justru mampu tampil sebagai pemenang.
Dengan hasil tersebut, perhatian kini beralih ke seri berikutnya. MotoGP 2026 akan memasuki ronde ke-13 di Michelin Grand Prix Aragon yang berlangsung pada 28-30 Agustus 2026.
Jika melihat ketatnya klasemen dan hasil GP Inggris, balapan di Aragon berpeluang kembali menghadirkan kejutan. Jorge Martin masih berada di posisi terdepan, tetapi Bezzecchi, Ogura, Marc Marquez, Di Giannantonio, hingga Fernandez masih memiliki ruang untuk mengubah persaingan. (Red)



