WhatsApp Image 2026-10-26 at 23.12.47

UGM, UI, dan Unpas Bawa Teknologi Baru untuk Hadapi Bencana

Muh. Rifai
Ilustrasi Foto: Ai
A-AA+A++

Universitas Pasundan (Unpas) menghadirkan portable fire pump (PFP) dan prototipe teknologi penjernih air portabel. PFP berbobot sekitar 13 kilogram dan dirancang untuk menjangkau lokasi yang sulit didatangi kendaraan pemadam, seperti hutan dan permukiman padat.

Alat tersebut menggunakan mesin 2 tak 80 cc, bahan bakar satu liter, dan dapat beroperasi sekitar 1–1,5 jam. Kapasitas semprotnya mencapai 80 liter per menit dengan jangkauan sekitar 25 meter secara horizontal dan 15 meter secara vertikal. Selang sepanjang 30 meter memungkinkan pengguna menjangkau titik api dari berbagai sumber air.




Inovasi yang dikembangkan dosen dan mahasiswa Fakultas Teknik Unpas itu telah dipatenkan dan diarahkan untuk pemanfaatan lebih luas, termasuk oleh masyarakat dan BUMDes. Teknologi penjernih air portabel juga dikembangkan untuk membantu penyediaan air bersih ketika sumber air terdampak pencemaran akibat bencana.

Rangkaian inovasi tersebut memperlihatkan bagaimana riset perguruan tinggi dapat diterjemahkan menjadi solusi praktis, dari memberikan waktu bagi masyarakat untuk menyelamatkan diri hingga mendukung respons dan pemulihan. ADEXCO 2026 sekaligus menjadi ruang untuk mempertemukan riset, teknologi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam membangun ketangguhan bencana secara berkelanjutan. ***