Timnas basket putra Indonesia kembali menelan kekalahan pada fase grup Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Menghadapi Korea Selatan di Aichi International Arena, Jepang, Jumat (11/9/2026), Indonesia kalah dengan skor telak 48-102.
Hasil ini menjadi kekalahan kedua Indonesia di Pool A setelah sebelumnya juga menyerah dari tuan rumah Jepang dengan skor 53-98.
Indonesia sebenarnya sempat memberikan perlawanan pada awal pertandingan. Ali Alhadar membuka angka melalui tembakan tiga poin, kemudian Lester Prosper ikut menyumbang angka.
Namun, Korea Selatan segera mengambil kendali permainan.
Pada kuarter pertama, Korea Selatan unggul 18-10. Indonesia masih mampu memberikan perlawanan pada kuarter kedua. Bahkan, Yudha Saputera beberapa kali mencetak angka dari luar garis tiga poin.
Korea Selatan tetap menjaga keunggulannya dan menutup babak pertama dengan skor 39-30.
Korea Selatan Mengamuk di Babak Kedua
Pertandingan berubah semakin sulit bagi Indonesia setelah turun minum.
Korea Selatan meningkatkan tekanan dan membuat pertahanan Indonesia kesulitan menghentikan serangan.
Pada kuarter ketiga, Korea Selatan mencetak 31 poin, sedangkan Indonesia hanya mampu menambah 11 angka.
Skor berubah menjadi 70-41 untuk keunggulan Korea Selatan.
Memasuki kuarter terakhir, jarak semakin melebar. Korea Selatan mencetak 32 poin, sementara Indonesia hanya mampu menambah tujuh angka.
Pertandingan akhirnya berakhir dengan kemenangan besar Korea Selatan, 102-48.
Hasil tersebut sekaligus membuat Korea Selatan mencatat kemenangan kedua secara beruntun di Pool A setelah sebelumnya mengalahkan Arab Saudi.
Yudha Saputera Jadi Top Skor Indonesia
Di tengah kekalahan tersebut, Yudha Saputera menjadi pemain Indonesia dengan perolehan angka terbanyak.
Kapten Timnas Basket Indonesia itu mencetak 17 poin dan satu assist. Derrick Michael Xzavierro juga mencatat penampilan penting dengan 12 poin dan 11 rebound, sekaligus membukukan double-double.
Di kubu Korea Selatan, Lee Hyun-jung tampil sangat dominan. Ia mencetak 24 poin dan 10 rebound, sedangkan Yoo Ki-sang menambahkan 21 poin.
Lee Hyun-jung bahkan hanya bermain sekitar 18 menit, tetapi mampu menjadi pencetak angka terbanyak dalam pertandingan.
Peluang Indonesia Lolos Makin Berat
Kekalahan dari Korea Selatan membuat Indonesia menelan dua kekalahan dari dua pertandingan.
Sebelumnya, Indonesia kalah 53-98 dari Jepang pada pertandingan pertama. Jepang dan Korea Selatan sendiri menjadi dua tim yang tampil kuat di Pool A.
Meski demikian, peluang Indonesia belum sepenuhnya berakhir karena masih ada satu pertandingan fase grup.
Indonesia akan menghadapi Arab Saudi pada Minggu, 13 September 2026. Jadwal tersebut sudah ditetapkan sebagai pertandingan terakhir Indonesia di fase grup.
Pertandingan tersebut menjadi kesempatan terakhir bagi skuad asuhan David Singleton untuk meraih kemenangan.
Sebelum Asian Games dimulai, Perbasi memang memasang target agar Timnas Basket Putra Indonesia bisa lolos dari fase grup. Target tersebut tidak mudah karena Indonesia berada satu grup dengan Jepang, Korea Selatan dan Arab Saudi, yang semuanya memiliki peringkat FIBA lebih tinggi.
Format kompetisi memberikan jalan ke babak berikutnya bagi dua tim teratas dari setiap grup serta dua peringkat ketiga terbaik.
Karena itu, pertandingan melawan Arab Saudi menjadi sangat penting.
Indonesia tidak hanya membutuhkan kemenangan, tetapi juga harus melihat hasil pertandingan tim lain untuk mengetahui peluang akhirnya.
Setelah dua kekalahan dengan selisih angka cukup besar, tugas Indonesia tentu tidak ringan. Namun, masih ada satu pertandingan yang bisa dimanfaatkan untuk menutup fase grup dengan hasil lebih baik. (Red)

